Magetan

Sejumlah Pedagang dan Pembeli Abai Protokol Kesehatan

Disperindag Akui Tak Bisa Kontrol

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Momen Lebaran seolah membuat warga lupa bahaya Covid-19. Setidaknya, pasar-pasar tradisional di Magetan tampak ramai pengunjung. Sayangnya, pemkab tak bisa mengontrol aktivitas perdagangan apakah sudah menerapkan protokol kesehatan atau belum.

‘’Imbauan sudah kami sampaikan, tapi praktik di lapangan kami tidak bisa mengontrolnya,’’ kata Kasi Sarpras Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan Darmadji Jumat (22/5).

Darmadji mengakui masih ada beberapa pedagang maupun pembeli yang abai protokol kesehatan seperti tidak memakai masker dan menjaga jarak. ‘’Tapi, kami sudah minta koordinator di setiap pasar agar rajin mengingatkan. Kalau bertemu tidak pakai masker, tegur langsung,’’ ujarnya.

Menurut Darmadji, tak ada alasan bagi pedagang tak memakai masker. Sebab, mereka sudah mendapatkan alat pelindung itu dari disperindag. Itu belum termasuk donasi dari donatur. ‘’Setiap kali turun ke lapangan, kami berusaha mengingatkan agar menggunakan masker,’’ tuturnya.

Dia juga mengakui bahwa aktivitas di Pasar Baru Magetan (PBM) menjelang Lebaran tampak ramai. Pengunjung umumnya berburu pakaian untuk berhari raya. ‘’Mendekati Lebaran pasar sudah mulai ramai kembali,’’ katanya sembari mengimbau warga menerapkan protokol kesehatan saat berbelanja. (bel/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close