Sejumlah OPD Bahas Rencana Penertiban PKL di Ngawi

52

NGAWI – Rencana penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Ngawi kembali mencuat. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) kemarin (13/2) berkumpul membahas perubahan peraturan bupati (perbup) tentang tupoksi dinas perdagangan perindustrian dan tenaga kerja (DPPTK) setempat.

Kasi Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan Satpol PP Ngawi Arif Setiyono mengungkapkan, rapat kemarin merupakan yang kali kedua sejak muncul rencana penertiban PKL. Pun, sebelumnya pihaknya sudah berupaya mengumpulkan OPD terkait. Namun, hasilnya tidak maksimal. ‘’DPPTK nanti akan lebih leluasa dalam melakukan pemberdayaan dan penataan karena tupoksinya diatur dalam perbup yang akan diubah,’’ katanya.

Ya, sebelumnya sempat terjadi saling lempar tanggung jawab terkait pihak yang berwenang melakukan fasilitasi keberadaan PKL. Satpol PP menyebut sekadar melakukan penertiban, bukan pemberdayaan. ‘’Pekan depan kami akan undang lagi tim kecil terkait rencana penertiban PKL itu. Kami ajak turun langsung ke lapangan setelah rapat,’’ ujarnya.

Dia menyebut, tim kecil itu antara lain dinas lingkungan hidup (DLH), dinas perhubungan (dishub), dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR), serta DPPTK. ‘’Pantauan ke lapangan itu untuk mengetahui zona mana saja yang seharusnya bersih dari PKL. Jadi, kalau masih ada PKL-nya mau dipindahkan ke mana atau aturannya bagaimana,’’ beber Arif.

Dia mencontohkan kawasan jalan lingkar Alun-Alun Merdeka, Yos Sudarso, dan Ahmad Yani. Jika tiga ruas jalan tersebut hendak disterilkan dari PKL, terlebih dulu pemkab harus menyediakan lahan relokasinya. ‘’Jadi, ketika proses penertiban Mei nanti dilakukan, para PKL masih bisa berjualan,’’ terangnya.

Arif menambahkan, dalam rapat kelak dibahas zona mana saja yang steril PKL. Selain itu, boleh berjualan namun dengan pembatasan jam serta bebas berjualan 24 jam. ‘’Bagi PKL di zona steril bisa dipindahkan ke zona yang bebas berjualan 24 jam,’’ jelasnya. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here