KriminalitasMagetan

Sebelum Dibuang, Bayi Sempat Dirawat Tiga Hari

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Dwi Astrianingsih, 21, melakukan persalinan darurat 9 Oktober lalu. Warga Desa Giripurno, Magetan, itu melahirkan bayi laki-lakinya dengan bantuan Dimas Chelvin Yamada, 21, kekasihnya. Pemuda asal Desa Wayut, Jiwan, Kabupaten Madiun, itu pula yang memutus tali pusar.

Cara memutus plasenta dari janin itu diketahui setelah bertanya ke salah satu klinik persalinan. Persalinan tanpa bantuan tenaga medis itu dilakukan di salah satu rumah kos di Jalan Kalasan, Kelurahan Patihan, Manguharjo, Kota Madiun. ‘’Dari keterangan petugas di klinik itu, akhirnya diperoleh petunjuk pelaku pembuangan mayat bayi di tepi Jalan Desa Jomblang, Takeran, Senin (14/10),’’ kata Kapolres Magetan AKBP Muhammad Rifai.

Rifai mengungkapkan, Dwi dan Dimas sempat merawat bayi selama tiga hari di kos. Keduanya panik ketika bayi menangis cukup keras Jumat malam (11/10). Khawatir didengar tetangga kos, Dimas lantas membekap mulut bayi malang itu hingga tangisnya berhenti. Keduanya mengaku baru menyadari bayi tewas keesokan harinya. Sampai akhirnya bayi itu dibuang dengan dimasukkan dalam kardus Minggu malam (13/10). ‘’Ketika ditemukan, mulut bayi sudah ada belatungnya,’’ beber Rifai.

Dia menambahkan, sejoli yang sudah menjalin hubungan lima tahun lamanya itu ditangkap di rumah kos. Ketika diringkus, kondisi Dwi tidak sehat hingga harus dirawat di RSUD Sayidiman. Dampak proses persalinan tanpa bantuan medis. Sedangkan Dimas telah ditahan di mapolres. ‘’Motif membuang bayi demi menyembunyikan kelahiran dan kematiannya,’’ tutur kapolres seraya menyebut bayi itu diberi nama Slamet Riyadi dan dimakamkan di tempat pemakaman umum lingkungan Carat, Kelurahan Bulukerto.

Dwi dan Dimas telah ditetapkan tersangka. Keduanya dijerat pasal 80 ayat 3 UU 35/2014 tentang Pelindungan Anak. Juga pasal 340 KUHP dan pasal 181 KUHP. ‘’Ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara,’’ kata Rifai. (fat/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close