Sebelas Atlet Triatlon Jatim Ramaikan KCC

106

MADIUN – Persaingan semua kategori di ajang Karismatik Cycling Community (KCC) 9 Maret mendatang dipastikan begitu sengit. Ada banyak cyclist yang sudah malang melintang mengikuti event bersepeda di Indonesia. Paling tak kalah seru, perebutan King of Mountain (KOM) untuk kelas pelajar.

Jawa Pos Radar Madiun sebagai pihak event organizer resmi menambah kelas Student Challenge di event bergengsi tersebut. Total 29 cyclist belia akan bertarung. Sejumlah klub yang mengirimkan delegasinya di antaranya IPSM (Kota Madiun), RMCC (Kota Madiun), SCC (Solo), FCCM (Madiun), W2RB (Ponorogo), Jasalindo Sport (Malang), LMG (Lamongan), Bergas (Klaten), RCC (Madiun), dan Wonder Wong Ngawi (Ngawi). Untuk rute sama, para cyclist belia itu akan melahap rute 60 kilometer dengan perpaduan flat dan tanjakan.

Dari sekian banyak tim, yang menyedot perhatian tentu dikirimnya atlet-atlet dari Jasalindo Sport. Tim asal Malang itu diisi atlet-atlet triatlon Jawa Timur yang diproyeksikan bisa memperkuat tim nasional Indonesia di ajang SEA Games 2019 di Filipina. Selain itu mereka akan memperkuat kontingen Jatim di PON 2020. ’’Sudah sering ikut event triatlon tingkat nasional maupun internasional yang digelar di Indonesia, rata-rata podium. Atlet Asian Games juga ada yang dikalahkan,’’ ujar Manajer Jasalindo Sport Armand Van Kempen.

Armand menambahkan, Jasalindo mengirimkan 11 atlet di ajang Karismatik Cycling Community (KCC). Lima di antaranya akan ikut race di Student Challenge, satu di under 40 (Open), dan lima cyclist perempuan akan bersaing di kategori Woman Exhibition. Dia menjelaskan, nyaris setiap hari para atlet melahap menu latihan dari coach Cali Amaral asal Brasil. Mulai renang, bersepeda, dan lari. ’’Pelatih kami sangat profesional, kami datangkan pelatih khusus triatlon. Sudah tiga kali juara dunia,’’ ujarnya.

Sementara, participant lainnya tetap bersemangat. Di antaranya Naufal Farhan, cyclist RMCC/IPSM yang tidak keder bersaing. Pelajar SMPN 13 Kota Madiun itu akan berjuang keras bisa meraih podium. Apalagi, ini event resmi pertama yang diikuti. Dia menargetkan bisa mewakili tuan rumah (Kota Madiun) untuk menyabet gelar. ’’Terus berlatih bersama Attila (Attila Bintang Lazuardi, Red), kami coba terus untuk nanjak ke Sarangan,’’ tuturnya. (ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here