Sebaran Titik Pengungsi Sulitkan Distribusi

68

NGAWI – Sebaran titik pengungsi menyulitkan distribusi makanan. Selain disulitkan jangkauan medan. Kondisi itu membuat pemkab kerepotan, kendati penanganan tetaplah berjalan lancar.

Kadinsos Ngawi Tri Pujo Handono mengutarakan beberapa titik pengungsian tidak terperinci pasti. Sementara dua dapur umum telah dibuka di Kwadungan dan Geneng. ‘’Pengungsi menyebar, kekurangan perahu untuk menyalurkan bantuan,’’ ungkapnya.

Dari dua dapur umum itu, hanya satu yang berupa mobil dapur umum lapangan (dumlap). Ditempatkan di Kwadungan —daerah pertama terdampak banjir. Diakui Tri Pujo, satu mobil dumlap masih kurang menilik luasan wilayah terdampak banjir. Yakni, 25 desa di 6 kecamatan. ‘’Kebutuhan makanan untuk korban seperti ini krusial,’’ ungkapnya.

Dinsos sudah melayangkan pengajuan penambahan mobil dumlap. Rencananya, akan dimasukkan perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD 2019 nanti. Tri Pujo mengklaim sudah mendapat lampu hijau. ‘’Sudah disetujui. Perlu ditambah agar penanganan kedaruratan ke depan lebih efektif,’’ tegasnya.

Mengatasi keterbatasan unit mobil dumlap saat ini, dinsos dibantu relawan dan pihak ketiga. Selain itu, beberapa desa sudah mampu mengelola dapur umum secara mandiri. Atas pembinaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. ‘’Kami sebatas support logistik,’’ ujarnya. (mg8/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here