Pacitan

Satu Dekade Gagal Realisasi Pelabuhan Gelon, Indartato Minta Maaf

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Tidak ada kata selain maaf yang dilontarkan oleh Bupati Indartato Selasa (13/10). Permintaan maaf dipicu kegagalannya merealisasikan megaproyek pembangunan pelabuhan barang dan niaga selama dua periode menjabat kepala daerah. ‘’Saya mohon maaf, selama 10 tahun tak bisa mengegolkan itu (pelabuhan barang dan niaga, Red),’’ katanya.

Segala cara dan upaya telah dilakukan olehnya untuk merealisasikan pembangunan Pelabuhan Gelon di Teluk Magelon, Desa Kembang, tersebut. Bahkan, ketika Susilo Bambang Yudhoyono masih menjabat sebagai presiden, dia tak pernah berhenti memohon agar proyek pelabuhan itu dapat terwujud. Namun, hasilnya belum sesuai harapan.

Realisasi pekerjaan sebatas pembukaan akses jalan sepanjang 3,4 kilometer. Keseriusan lain yang telah dilakukan pemkab adalah membebaskan lahan seluas 20,8 hektare. Seluruh proses tersebut sudah berjalan sejak 2015–2018. Namun, setelah itu tidak ada progres signifikan.

Indartato mengungkapkan, kabar terbaru diterimanya pada 2019. Usulan pemkab soal pembangunan pelabuhan masuk dalam Peraturan Presiden (Perpres) 20/2019 tentang Percepatan Pembangunan Nasional. ‘’Tapi, hasilnya belum memuaskan. Saya harap bupati terpilih nanti bisa lebih menyejahterakan rakyat,’’ tuturnya.

Pemkab telah mengusahakan program prioritas presiden itu dapat terealisasi. Termasuk meminta DPR RI bantu melobi ke Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan. ‘’APBD kita tidak mampu. Kalau mampu, tentu akan kami kerjakan sendiri sejak dulu (2012, Red),’’ ujar bupati Pacitan dua periode tersebut.

Menurutnya, pelabuhan dapat mendongkrak perekonomian daerah di Jatim bagian barat. Karena menjadi lalu lintas ekspor-impor barang. Belum lagi didukung Jalur Lintas Selatan (JLS). ‘’Seperti Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tamperan itu. Kalau Pelabuhan Gelon sukses (dibangun) akan memutar roda perekonomian,’’ ungkapnya. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close