Satreskoba Polres Magetan Bekuk Tiga Petani Asyik Nyabu

171
TIDAK EMAN: Ketiga petani Lembeyan, Magetan, yang diringkus Satreskoba Polres Magetan dalam pers rilis.

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Tukiran, 52; Purwanto, 42; dan Kusnoto, 38, tidak bisa bercocok tanam di sawah. Ketiga petani itu dicokok Satreskoba Polres Magetan ketika asyik pesta narkoba yang diduga jenis sabu-sabu (SS). Lokasinya di sebuah rumah kosong di Desa Tapen, Lembeyan, Selasa lalu (3/9). Barang bukti (BB) SS seberat 0,6 gram diamankan dari lokasi. ‘’BB lainnya seperangkat alat isap serta pipet kaca, gunting merah, dan korek api,’’ kata Kasubbaghumas Polres Magetan AKP Sunarya Rabu (4/9).

Penangkapan bermula ketika polisi memperoleh informasi kegiatan mencurigakan di rumah kosong. Laporan benar adanya, Tukiran yang tinggal di Dusun Bondot, Krowe, Lembeyan, berkumpul dengan Purwanto dan Kusnoto, warga Dusun Seturi, Tapen. Ketiganya sedang nge-fly kala dikepung petugas. ‘’Langsung diamankan, tidak bisa kabur,’’ ujarnya dalam pers rilis.

Sunarya menyatakan, kasus masih terus didalami. Salah satunya memburu penjual yang identitasnya diketahui bernama Tofan. Pihaknya belum bisa memastikan masuk tidaknya dalam jaringan pengedar narkoba. ‘’Kasus ini dalam pengembangan,’’ tuturnya seraya menyebut ketiga tersangka dijerat pasal 112 Undang-Undang (UU) 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun.

Tukiran dan Purwanto tergolong masih pemula dalam dunia narkotika. Kakak-adik itu mengonsumsi barang haram tersebut dua bulan lalu. Sedangkan Kusnoto kala masih menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan empat tahun lalu. ‘’Sabu-sabu beli dari kenalan bernama Tofan, warga Kawedanan (Magetan),’’ kata Tukiran.

Dia menyebut, SS dibeli lewat iuran masing-masing Rp 200 ribu. Alasannya mengonsumsi itu sekadar mencoba. Juga rela kehilangan duit ratusan ribu yang seharusnya bisa untuk menghidupi anak dan istri. ‘’Termakan ajakan teman untuk nyabu,’’ akunya. (fat/c1/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here