Satpol PP Ponorogo Tertibkan Tiga Pelanggaran

25
DIBERANGUS: Satpol PP menyisir pemasangan media iklan yang menyalahi aturan di sepanjang jalan protokol, kemarin.

PONOROGO – Ratusan baliho, sapanduk, dan pamflet tanpa ijin dan menyalahi aturan diberangus Satpol PP Ponorogo, Senin (17/6). Penertiban dilakukan di sepanjang ruas protokol mulai Jalan Ahmad Dalan, Diponegoro, Jeruksing, hingga Pabrik Es.

Baliho dan pamflet liar menjamur sejak lebaran. Terutama bagi para pelaku usaha yang gencar-gencarnya mempromosikan produk. Sayangnya, media promosi itu dipajang serampangan di berbagai tempat umum. ‘’Ada tiga jenis pelanggaran media promosi yang kami tertibkan,’’ tegas Kabid Penegak Peraturan Perundangan-undangan Daerah Satpol PP Ponorogo, Winarno.

Tiga jenis pelanggaran meliputi kedaluwarsa masa pemasangan, peletakan menyalahi aturan hingga media promosi bodong. Jenis media promosi yang melanggar aturan kategori pertama banyak ditemukan di sepanjang Jalan Ahmad Dahlan. ‘’Karena sudah habis masa ijinnya, kami tertibkan,’’ lanjutnya.

Jenis pelanggaran kedua banyak dijumpai di seluruh jalan protokol. Media promosi itu berupa baliho, pamflet, ataupun baner yang dipajang di pohon anyaman tepi jalan. Sebagiannya di pasang di tiang listrik. ‘’Walaupun berijin tapi penempatannya salah, tetap kami tertibkan. Jadi pemasangan media promosi itu tidak diperkenankan di pohon ataupun tiang listrik,’’ ungkapnya.

Pelanggaran kategori ketiga tidak hanya dipasang di pinggiran kota. Juga, di jalan-jalan utama kota. Keberadaan media promosi itu dinilai merusak pemandangan kota. Pihaknya tidak mentolelir media promosi bodong. ‘’Sebelum penertiban kami sudah kami berikan himbauan,’’ sambungnya.

Winarno mengungkapkan keberadaan media promosi itu melanggar Perda 5/2011 Pasal 10 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Penertiban bakal dilakukan hingga pekan mendatang. ‘’Sementara kami lakukan di seputar kota, setelah itu menyisir ke pinggiran,’’ tuturnya.

Selanjutnya, berkoordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ponorogo. Terkait hasil penertiban dan menyesuaikan data media promosi di lapangan dengan dengan data yang berijin. ‘’Kami berharap warga khususnya pelaku usaha dapat mematuhi aturan yang ada,’’ ucapnya. (mg7/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here