Satpol PP Magetan Masih Bingung Kantor

73

MAGETAN – Pemkab Magetan masih menyiapkan skenario penataan kantor organisasi perangkat daerah (OPD). Itulah mengapa surat satpol PP dan damkar untuk menempati gedung baru dinas pendapatan pengelola keuangan dan aset daerah (DPPKAD) masih belum dijawab Bupati Magetan Suprawoto. ’’Masih dirumuskan penempatannya,’’ kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Magetan Suwata.

Ada banyak opsi yang bisa dijadikan pilihan. Jika DPPKAD Magetan jadi dipusatkan di lingkup Sekretariat Daerah (Setdakab) Magetan, maka satpol PP dan damkar bisa menempati kantor baru mereka di Jalan Tripandita. Di lingkup Setdakab Magetan, Inspektorat malah akan dikeluarkan. Rencananya mereka akan menempati kantor DPPKAD lama di Jalan Tripandita. Mengingat selama ini DPPKAD memiliki dua kantor operasional terpisah. Di Jalan Tripandita dan Setdakab Magetan. ’’Banyak OPD yang nanti akan pindah,’’ ujarnya.

Skenario perpindahan kantor OPD itu, menurut Suwata, masih bisa berubah. Sebab, hingga kini masih diputuskan. Bakal ada rapat staf bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan Bambang Trianto terlebih dahulu. Sebab, banyak hal yang menjadi pertimbangan dalam penempatan kantor–kantor OPD tersebut. ’’Butuh perumusan yang matang. Supaya nanti tidak pindah–pindah lagi,’’ tuturnya.

Suwata membocorkan hasil pembahasan awal penempatan kantor OPD itu. Satpol PP dan damkar akan ditempatkan di dekat alun–alun Magetan. Jika ditempatkan di Jalan Tripandita akan terlalu jauh. Namun, jika ditarik ke dalam setdakab, lokasinya kurang memadai. Mengingat satpol PP dan damkar memiliki banyak personel dan armada. Sehingga, hingga kini masih dicarikan lokasi baru. ’’Belum ada alternatif lain,’’ katanya.

Selama ini, urusan satpol PP dan damkar terpisah. Karena kantor sekarang yang ditempati terlalu kecil. Alhasil, untuk urusan damkar masih nebeng di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan. Jaraknya terbilang cukup jauh dengan kantor induknya. Meski dalam hal komunikasi tidak mengalami masalah, namun akan lebih maksimal jika berada dalam satu kantor induk. ‘’Ini yang kami pikirkan. Bagaimana satpol PP dan damkar bisa jadi satu,’’ ungkapnya.

Hingga kini, diakui Suwata, hanya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Magetan yang sudah pasti memiliki kantor baru. Yakni, di Jalan dr Sutomo. Tepatnya di eks kantor UPTD Pendidikan TK, SD, SDLB, dan PNFI Magetan. Dalam waktu dekat, Eko Muryanto bakal boyongan. Dia sudah meminta untuk disiapkan jaringan internet di kantor barunya tersebut. Suwata bakal segera memfasilitasi apa yang dibutuhkan Eko tersebut untuk menunjang kinerja OPD-nya. ‘’Akan kami cukupi sambungan internetnya,’’ ujarnya.

Angkat kakinya Eko dari kantor lamanya itu akan membuat Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpusda) Magetan lebih mudah berkembang. Sebab, tidak perlu berbagi kantor dengan bakesbangpol. Eks gedung DPRD itu akan sepenuhnya dijadikan perpustakaan. Ruang staf dan perpustakaan akan terpisah, tidak seperti sekarang yang menjadi satu di lantai dua. ’’Ini salah satu kebijakan Pak Bupati agar perpustakaan semakin ramai,’’ pungkasnya. (bel/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here