Satpol PP Keteteran Hadapi Anak Punk

51

MAGETAN – Keberadaan anak punk di Magetan membuat petugas Satpol PP kerepotan. Mereka sering kewalahan menghadapi anak-anak tersebut. Karena jumlah mereka seakan tidak pernah habis meskipun sudah beberapa kali diamankan dan dipulangkan ke tempat tinggalnya masing-masing.

Seperti apa yang pernah dilakukan oleh satpol PP di Maospati beberapa waktu lalu. Ternyata upaya represif yang dilakukan petugas penegak perda itu belum membuat sebagian anak punk kapok. Teranyar mereka kedapatan mangkal di pertigaan Ngerong, Plaosan. ‘’Sementara masih dalam pemantauan kami,’’ terang Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP dan Damkar Magetan, Khamim Basyori kemarin (12/1).

Dia menambahkan anak punk yang didapati berada di Ngerong itu adalah orang baru. Karena anak punk yang telah mereka tangkap sebelumnya sudah dilakukan pembinaan dan dipulangkan ke daerah asal. Selain itu, rambut mohawk dan shaggy mereka telah dipotong dan pakain yang dikenakannya saat itu diganti baru. ‘’Dilihat dari pakaian dan kerapiannya, itu orang baru,’’ kata Khamim.

Kendati demikian, Khamim tak menampik jika pihaknya kewalahan mengatasi anak punk tersebut. Dia beralasan karena kekurangan personel. Dia hanya mempunyai tujuh anggota yang tugasnya mengkover 18 kecamatan di Magetan. Sementara keberadaan anak-anak punk itu menyebar. ‘’Memang kami agak keteteran. Karena wilayahnya sangat luas tapi personel terbatas,’’ ujarnya. (bel/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here