Satpol-Bawaslu Copot Paksa Ratusan APK

82

MAGETAN – Sudah tidak ada ampun lagi. Semua alat peraga kampanye (APK) partai politik maupun calon legislatif (caleg) yang melanggar bakal diberedel. Penertiban dilakukan tim gabungan Satpol PP dan Damkar Magetan bersama bawaslu setempat. ’’Total sudah 269 APK yang diturunkan paksa,’’ kata Kasi Opsdal Satpol PP dan Damkar Magetan Khamim.

APK yang dicopot di antaranya berbentuk baliho, spanduk, rontek, dan banner. Penertiban APK dilakukan di kawasan jalan utama. Seperti kawasan Jalan Pahlawan, Manggis, dan lainnya. ’’Kami juga tertibkan yang melanggar perda, seperti dipaku di pohon,’’ ujarnya.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga (HPL) Bawaslu Magetan Muhris Subiantoro meminta para caleg menaati aturan pemasangan APK. Pihaknya tidak segan-segan memberi sanksi bagi pelanggar mulai pelepasan paksa hingga pemanggilan kepada yang bersangkutan. Sesuai Peraturan Bawaslu Nomor 28/2018 tentang Pemasangan Alat Peraga Kampanye, tidak boleh ada di lokasi pendidikan,  tempat ibadah, serta jalan protokol utama khususnya di daerah Kota Magetan.  ’’Tapi, faktanya di lapangan ditemukan masih banyak APK yang dipaku di pohon, dipasang melintang, dipaku di trotoar, dan lainnya,’’ beber Muhris.

Bawaslu Magetan menilai, parpol dengan jumlah pelanggaran APK terbanyak berasal dari Partai Nasdem. Bawaslu juga menemukan sedikitnya 97 bahan kampanye. Sebelum menindak tegas pelanggaran ini, pihaknya melalui koordinasi dengan petugas gabungan satpol PP sudah memberikan surat peringatan terkait penyalahgunaan wewenang.

Guna mencegah terjadinya pelanggaran, diharapkan semua peserta pemilu dan tim sukses agar berkoordinasi sebelum melakukan pemasangan APK. ’’Langsung dengan bawaslu maupun satpol PP,’’ pungkasnya. (mgc/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here