Madiun

Satlantas Polres Madiun Kota Terus Memburu Sepeda Motor Berknalpot Brong

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Satlantas Polres Madiun Kota terus memburu sepeda motor berknalpot brong. Jelang pergantian tahun, operasi makin diintensifkan. Dalam dua pekan terakhir, 58 unit sepeda motor tidak sesuai spesifikasi dan berknalpot brong diamankan.

Bahkan, polisi getol menyosialisasikan larangan penggunaan knalpot berisik tersebut. Antara lain, mendatangi para penjual aksesori sepeda motor di Pasar Logam Jaya Senin (18/11). ‘’Imbauan tersebut menindaklanjuti maraknya penggunaan knalpot brong,’’ kata Kasat Lantas Polres Madiun Kota AKP Budi Cahyono.

Selain itu, bertujuan memberi jaminan rasa aman dan nyaman serta ketertiban masyarakat. Utamanya menjelang momen pergantian tahun. Sebab, penggunaan knalpot brong melanggar aturan. ‘’Kami selalu mengimbau toko-toko penjual aksesori kendaraan roda dua untuk tidak menjual knalpot maupun ban yang tidak sesuai spesifikasi,’’ ujarnya.

Tidak bisa dimungkiri penggunaan knalpot brong sangat mengganggu. Sebab, suaranya berisik dan memekakkan telinga. Meski begitu, para remaja sering memasangnya. Lebih-lebih saat akhir pekan dengan dipadupadankan balapan liar di sejumlah titik. Seperti di Ring Road Barat, Jalan Mastrip, dan Jalan dr Soetomo.

Tiga ruas jalan itu menjadi pantauan petugas. Sebab, sering dijadikan jalur trek-trekan. Polisi pun ingin meminimalkan kemungkinan aksi balap liar tersebut. Selain sosialisasi, polisi juga menindak mereka yang memasang knalpot brong dan memodifikasi motornya tidak sesuai standar.

Sementara itu, kemarin sepeda motor yang ditahan polisi dari lokasi balap liar mulai diambil pemiliknya. Syaratnya, harus melengkapi kendaraannya sesuai spektek. Mengganti knalpot brong maupun ban kendaraan sesuai standar.

Budi mempersilakan pemilik mendatangkan jasa montir untuk mengganti knalpot brong dengan knalpot asli. Dengan ketentuan, proses penggantian tetap dilakukan di halaman satlantas. ‘’Untuk knalpot dan ban yang tidak sesuai standar tetap kami sita dan akan kami musnahkan. Rencananya jelang akhir tahun nanti,’’ terangnya.

Polisi mengambil langkah tersebut sebagai efek jera agar pengendara lainnya tidak memasang knalpot brong. Yang sudah terjaring razia pun diberi pelajaran supaya tidak bisa menggunakan kendaraannya untuk hura-hura pada malam pergantian tahun nanti.

Bandi, seorang penjual aksesori kendaraan bermotor di Pasar Logam Jaya, menyebut bahwa imbauan larangan penggunaan knalpot brong memang sering dilakukan satlantas mendekati kegiatan Suro dan tahun baru. Dia pun berjanji tidak akan menjual knalpot yang tidak sesuai standar. ‘’Biasanya memang ada imbauan dari Pak Kasat (Budi Cahyono) menjelang malam tahun baru sama malam Suro, satu tahun dua kali,’’ sebutnya. (her/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close