AdvertorialMagetan

Santri Belajar Menulis dengan Metode Psychowriting

MAGETAN – Demam menulis literasi merambah santri Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidul Quran Bani Ali Mursyad, Banaran, Takeran. Pada Sabtu lalu (16/3) mereka mendapat materi pelatihan membuat novel, cerpen, dan puisi dalam workshop menulis dengan metode psychowriting. ‘’Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat menulis anak-anak,’’ kata Ustad Ayib Rosyidi, pengasuh Ponpes Tahfidz Bani Ali Mursyad, Banaran, Takeran.

Dia menyebutkan, workshop itu diikuti 120 santri. Kegiatan itu mendatangkan narasumber kompeten. Yaitu Muhsin Kalida dari UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta. Ayib berharap, setelah mengikuti workshop, para santri tergugah untuk mulai menulis. ‘’Menulis itu menyenangkan dan bermanfaat,’’ ujarnya.

Lewat workshop tersebut, santri bisa belajar bagaimana menulis yang baik dan benar. Serta untuk menyalurkan ide dan gagasan mereka dalam bentuk karya tulis berupa buku. ‘’Kalau dulu masih angan-angan, maka kami arahkan untuk bisa menulis dan menerbitkan buku. Tidak ada salahnya, meskipun masih pelajar bisa mempunyai karya,’’ tuturnya.

Sementara itu, Muhsin Kalida mengungkapkan bahwa menulis dengan metode psychowriting sangat cocok bagi santri. Sebab, metode ini memang dikhususkan bagi pemula. Dengan tujuan untuk menumbuhkan minat menulis. Melalui metode tersebut mereka sudah memiliki produk berupa tulisan spontan berupa cerpen atau puisi. ‘’Sebenarnya banyak santri yang berpotensi dan bisa digali potensinya. Apalagi di ponpes ini juga menyediakan perpustakaan yang cukup lengkap untuk bahan ide tulisan bagi para santri,’’ katanya.

Workshop berlangsung sekitar tiga jam. Santri diajarkan bagaimana menghadirkan ide dengan cepat dan dekat. Dalam kegiatan itu juga diadakan tes memori. Selanjutnya, dari tes tersebut dapat diketahui kemampuan mengingat anak.

Anak juga diajari bagaimana cara memunculkan mood menulis. ‘’Tulisan dari para santri ini ke depannya akan diedit dan dijadikan sebuah buku serta diterbitkan,’’ terang Muhsin. (ebo/bel/c1/her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close