Sampah Virtual APK Dibuang di Selokan?

23

PACITAN – Memasuki masa tenang, ribuan alat peraga kampanye (APK) dicopoti. Banyaknya sampah virtual plus mepetnya waktu membuat proses pembersihan terkesan grusa-grusu. Salah satunya di saluran air Jalan Tentara Pelajar, Bengkal, Tanjungsari, Pacitan. Puluhan APK berserakan di saluran air itu. ‘’Jadinya malah kelihatan kumuh,’’ kata Wulan, salah seorang warga setempat, kemarin (15/4).

Wulan menyangkan sikap petugas pencopot APK dalam menjaga lingkungan. Pasalnya, berpotensi menyumbat saluran air hingga memicu banjir. Pun menandakan minimnya kesadaran lingkungan. ‘’Bukannya bersih malah mencemari,’’ sesalnya sembari menyebut APK mestinya diamankan.

Sementara Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pacitan Berty Stevanus membantah ada unsur kesengajaan membuang APK tersebut. Dia menduga APK tertiup angin saat dicopot dan nyemplung saluran air. Pasalnya, saat pembersihan Minggu malam lalu dilakukan dengan cepat dan minim penerangan. Sebelum diangkut truk APK diletakkan dan ditumpuk di pinggir jalan. ‘’Mungkin saat ditumpuk ada yang terbang dan masuk selokan,’’ dalihnya.

Menurut Berty di Kecamatan Pacitan (kota) saja terdapat ribuan APK.. Namun minim kesadaran para peserta pemilu untuk melepas sendiri sampah-sampah virtual itu. Padahal sesuai peraturan, memasuki empat hari masa tenang harus bersih dari APK. ‘’Kami bawa banyak sekali APK, mobil satpol PP sampai tak muat,’’ ungkap Berty. (gen/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here