Sampah “Hiasi” Telaga Sarangan

147

MAGETAN – Keindahan Telaga Sarangan ternoda oleh sampah. Kondisi itu kerap dikeluhkan oleh wisatawan. Untuk mengembalikan kebersihan lingkungan telaga, belum lama ini kelompok masyarakat bergerak memunguti sampah yang berserakan di sekitar objek wisata unggulan Magetan tersebut. ‘’Semua dilakukan secara spontan karena kami sudah resah melihat banyaknya sampah yang berserakan di sekitar telaga,’’ kata seorang anggota kelompok Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Sarangan, Mahmud Hasan.

Berdasar pantauan Radar Magetan di lokasi, ada beragam jenis sampah yang warga punguti, antara lain, plastik, botol mineral, dan baju bekas. Ada juga sepatu usang dan botol kaca.

Sampah yang paling banyak adalah ranting pohon, kayu, bahkan bambu. Beberapa warga sekitar terlihat membersihkan dengan peralatan seadanya atau sekadar memindahkan potongan kayu dan bambu untuk kemudian dibakar.

Mahmud mengatakan salah satu sarana yang kurang di Telaga Sarangan adalah petugas kebersihan. Sampah yang menumpuk seakanakan dibiarkan. ’’Kalau telaganya bersih, pasti lebih indah dan makin membuat nyaman wisatawan,’’ jelas pria yang juga menjadi ketua karang taruna Sarangan itu.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Magetan Saif Muchlissun mengaku penanganan sampah di Telaga Sarangan memang pelik. Meski begitu, pihaknya sudah mengusulkan pemanfaatan lahan kepada Perhutani untuk perluasan tempat pembuangan sampah (TPS) sementara. ‘’Soalnya keberadaan TPS yang ada saat ini sudah tidak mampu menampung sampah sebanyak empat truk tiap harinya,’’ katanya.

Kendati demikian, Muchlis tetap meminta kepada wisatawan yang datang berkunjung ikut memperhatikan kebersihan lingkungan Telaga Serangan. Salah satunya dengan membuah sampah pada tempat yang sudah disediakan oleh DLH. (mgc/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here