Magetan

Sambungan Pipa Rusak di Zona Berbahaya

Penanganan Darurat, Pasang Enam Pipa PVC

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Seluruh pipa intake PDAM Lawu Tirta dari Sumber Trojiwo, Genilangit, Poncol, luluh lantak diterjang longsor Minggu (14/6). Kerusakan yang terjadi sejak pukul 09.00 itu mengganggu seluruh pelayanan air bersih ke Poncol dan sebagian Ngariboyo.

Dirut PDAM Lawu Tirta Welly Kristanto menuturkan, penanganan darurat kerusakan itu dengan pemasangan pipa PVC. ‘’Kami mohon maaf kepada pelanggan. Penanganan permanen segera kami lakukan,’’ ucapnya.

Welly membenarkan titik kerusakan kali ini berada di zona rawan longsor. Bahkan, masih dimungkinkan terjadi longsor susulan dengan skala lebih kecil. Penanganan darurat, enam pipa PVC dipasang dengan diikatkan ke pepohonan dekat titik kerusakan. ‘’Kami gunakan sling yang kuat agar pipa tetap bisa mengalirkan air,’’ katanya.

Sebanyak 15 petugas dikerahkan dalam penanganan darurat. Medan kerusakan hanya bisa dijangkau dengan jalan kaki. Sehingga perbaikan sementara itu memerlukan waktu lama. Pun, sambungan pipa terletak di tubir jubang sehingga cukup berbahaya. Petugas memerlukan peralatan lengkap. ‘’Kerusakan itu kami ketahui saat inspeksi harian,’’ ujarnya.

Welly menguraikan, ada sekitar 3.000 pelanggan yang pelayanannya terganggu. Sementara ini, debit air berkurang sampai 25 liter per detik. Dari semula mencapai 40 liter per detik. Penggunaan pipa PVC diprediksi hanya mampu mengalirkan sampai 15 liter per detik. Sebab, ukuran dan kekuatannya berbeda dengan pipa besi yang biasanya. ‘’Kalau debit airnya ditambah, pipanya tidak kuat dan bisa putus,’’ katanya.

Untuk melakukan perbaikan permanen, PDAM perlu mempertimbangkan logistik dan cuaca. Prosesnya bisa memakan waktu dua hari hingga sepekan. Seringkali, kerusakan pipa disebabkan faktor alam. ‘’Setiap hari tim teknis kami inspeksi di kawasan atas,’’ ujarnya. (fat/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close