Salah Injak Pedal, Carry Terjungkal, Kakek-Cucu Terjepit Bodi

202
DRAMATIS: Petugas dan warga mengevakuasi kakek dan cucunya yang terjebak di dalam kendaraan yang terperosok jurang.

PONOROGO – Tangis keluarga Slamet Ananto pecah saat evakuasi Suzuki Carry di jurang sedalam lima meter Senin (8/7). Slamet Ananto dan Nizam Sultan Sakha, cucunya yang masih empat tahun, di dalam mobil berpelat nomor AE 1418 SR itu.

Insiden pukul 11.00 itu berlangsung persis di depan rumah pemilik mobil. Berawal saat Slamet hendak mengirimkan air mineral galon ke Ngadirojo, Sooko. Setelah seluruh galon dimasukkan ke dalam mobil, Slamet salah menginjak pedal. ‘’Saat distarter, yang diinjak bukannya pedal rem, tapi gas. Karena persnelingnya masuk, mobil langsung meloncat,’’ kata Kapolsek Sooko AKP Ngadiman.

Seketika itu pula, mobil meluncur dan terguling ke jurang di seberang jalan rumah korban. Beruntung, mobil berwarna hijau itu masih tersangkut pohon jati. Tak sampai terperosok hingga dasar jurang. Mengetahui itu, spontan keluarga di dalam rumah berteriak histeris. ‘’Bodi kendaraan tertahan pohon jati di lereng jurang dalam posisi terbalik. Evakuasinya sempat terkendala medan yang sulit,’’ ujarnya.

Butuh waktu cukup lama bagi petugas dan warga menyelamatkan dua nyawa yang terjebak di dalam kendaraan. Slamet dan cucunya kesulitan keluar karena tergencet bodi kendaraan yang ringsek. ‘’Setelah berhasil dievakuasi, keduanya langsung kami larikan ke puskesmas,’’ tutur kapolsek.

Beruntung, kakek dan cucu itu selamat. Secara fisik, keduanya mengalami luka ringan di bagian kening dan kaki. Namun, peristiwa itu pasti menyisakan trauma mendalam. ‘’Secara fisik tidak terlalu mengkhawatirkan,’’ sebutnya. (mg7/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here