Sabu-Sabu Mulai Merambah Ngawi, Polisi Amankan 7 Tersangka

414
DIRINGKUS: Tujuh tersangka pengguna sabu-sabu dirilis Polres Ngawi.

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Sabu-sabu mulai merambah Ngawi. Setidaknya, selama sebulan terakhir Satnarkoba Polres Ngawi meringkus tujuh pengguna barang haram itu. Tiga di antaranya merupakan komplotan yang kerap sakau bersama.

Dari tangan mereka, petugas menyita barang bukti sabu total sebanyak 8,44 gram. ‘’Kami ungkap setelah melakukan pengembangan kasus sebelumnya,’’ kata Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu saat menggelar press release Jumat (23/8).

Natal –sapaan Pranatal Hutajulu- mengatakan, tujuh tersangka tersebut dibekuk dari enam titik  di wilayah Paron, Ngrambe, dan Widodaren. Beberapa di antaranya diamankan di tempat umum seperti tepi jalan dan depan sekolah. ‘’Di Gendingan sempat terjadi kejar-kejaran. Pelaku bersembunyi di kolong jembatan, tapi ketahuan petugas,’’ ungkapnya.

Dia menyebut, para tersangka mayoritas mengaku mendapatkan sabu dari wilayah Jawa Tengah. Pun, hasil pemeriksaan diketahui mereka sekadar pengguna. ‘’Kami masih kembangkan untuk mengungkap bandarnya,’’ imbuh Natal.

Para tersangka bakal dijerat pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya, penjara maksimal 12 tahun. ‘’Tentu kami punya target lebih besar lagi agar narkoba bisa ditekan peredarannya di Ngawi,’’ tuturnya.

DJU alias Cemeng, salah seorang tersangka, mengaku mengonsumsi sabu sejak delapan tahun silam. Dia berdalih mengonsumsinya untuk menambah stamina lantaran kerap berkendara ke luar kota. ‘’Pesan dari seorang bandar di Solo via telepon,’’ aku pria asal Sragen, Jawa Tengah, tersebut.

Selain sabu-sabu, kasus peredaran pil koplo juga dibeber polisi kemarin. Dua tersangka yakni NOP dan SIG –keduanya warga Desa Guyung, Gerih- berhasil diamankan petugas awal bulan lalu. Keduanya kedapatan membawa 186 pil dobel L yang diduga hendak diedarkan ke konsumen. (gen/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here