Magetan

RTH Tidak Bisa Diselesaikan Tahun Ini

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan –  Keberadaan ruang terbuka hijau (RTH) di Kelurahan Tebon, Barat, Magetan, dikeluhkan para pengunjung. Pasalnya, belum ada arena permainan anak-anak. Sehingga, hanya ramai orang berolahraga. Memanfaatkan lapangan futsal dan lapangan voli. ‘’Belum layak untuk anak-anak,’’ kata Suroto, warga setempat.

Dia dan warga lain ingin salah satu dari dua lapagan itu dijadikan arena bermain anak-anak.  Sehingga, mereka tak perlu jauh-jauh mengajak ke taman hiburan yang lebih manal dan jauh. ‘’Kalau di dekat rumah ada bisa lebih hemat pula. Uangnya bisa untuk jajan anak-anak,’’ harapnya.

Kabid PSU RTH dan Pertanahan Disperkim Magetan Yoyon Djoharsorianto mengatakan pembanguan RTH itu sempat mandek dua tahun. Sehingga, beberapa fasilitas belum benar-benar bisa dimanfaatkan. Bahkan, sebagian sudah rusak. Antara lain bangku kayu dan pot bunga. ‘’Tahun lalu warga swadaya mengisi tanaman,’’ ungkapnya.

Proyek senilai Rp 250 juta itu mulai digarap 2015 dan dilanjutkan 2016. Berupa pembangunan tempat duduk dan fasilitas lain. Saat itu, bagian tengah ada tumpukan batu. Sementara sebagian besar jalan sudah dipaving. Tempat duduk belum dicat. ‘’Tahun 2017 mandek. Tahun 2018 juga belum ada lanjutan,’’ ungkapnya.

Tahun ini dilanjutkan dengan penambahan spesifikasi. Termasuk wahana bermain anak-anak. Juga akan penambahan toilet yang sekarang sudah ada. Untuk fasilitas air bersih sebagian hasil swadaya para pedagang. Namun, dia menyebut tak bisa harus selesai tahun ini. ‘’Sekalian pembangunan saluran air di sekitar RTH,’’ pungkasnya. (fat/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close