RSUD Sayidiman Siapkan Tiga Bed Khusus Caleg Stres

177

MAGETAN – Satu ruangan khusus bagi caleg stres disiapkan oleh RSUD dr Sayidiman Magetan. Ruangan itu memanfaatkan instalasi rawat inap (irna) X jantung dan paru II. Pemanfaatan ruangan tersebut mulai diberlakukan pada 20 April mendatang. ‘’Ada tiga bed yang kami siapkan. Tapi, kami berharap tidak ada (caleg) yang sakit,’’ kata Kasi Keperawatan RSUD dr Sayidiman Magetan Mochamad Jamal kemarin (15/4).

Diungkapkan, pengoperasioan ruangan khusus itu tentatif. Sebab, gejala depresi yang dialami caleg pascakegagalan melenggang menjadi wakil rakyat itu dimungkinkan tidak langsung muncul setelah penghitungan suara berlangsung.

Hanya, kata Jamal, perawatan yang diberikan oleh pihaknya tidak berkelanjutan. Karena status RSUD dr Sayidiman bukan merupakan rumah sakit jiwa. ‘’Penanganan yang diberikan hanya dasar,’’ katanya.

Dia mencontohkan apabila pasien mengamuk, maka diberikan obat penenang. Bahkan, bisa saja pasien diikat dengan ranjang. Namun, tali yang digunakan khusus untuk pasien gangguan kejiwaan. Sehingga tidak menyakiti pasien. ‘’Penanganannya bersifat kegawatdaruratan depresi,’’ terangnya.

Sebagai tindak lanjut, Jamal menuturkan pihaknya sudah bekerjasama dengan RSUD dr Soeroto Ngawi. Karena di rumah sakit tersebut terdapat dokter spesialis gangguan jiwa. Tapi, sebelum dirujuk kesana, tenaga medis dari RSUD dr Sayidiman telah mendapat pelatihan penanganan pasien dengan gangguan jiwa. ‘’Satu bed, ditangani oleh satu perawat,’’ tuturnya.

Kendati hampir setiap penyelenggaraan pesta demokrasi disiapkan, Jamal mengaku tidak ada politikus yang sampai dirawat di ruangan khusus tersebut. Selanjutnya, dia berharap pada pemilu 2019 tidak ada caleg stres karena gagal mendapat kursi di parlemen. ‘’Kami tetap sediakan fasilitas. Mudah-mudahan sehat semua dan bisa menerima apapun hasilnya,’’ harap Jamal.

Secara operasional medik, lanjut dia, ruangan khusus itu tak ubahnya dengan kamar inap pasien penyakit umum. Misalnya, masing-masing bed dilengkapi dengan pengaman dan tali. Serta terdapat infus dan tabung oksigen. ‘’Ruangan ini menerima semua pasien, tidak perduli anak-anak atau dewasa, apapun penyakitnya,’’ jelasnya. (bel/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here