RSUD Kota Madiun Ancang-ancang Naik Kelas

49
CEK: Wali Kota Madiun Maidi saat mengunjungi RSUD Kota Madiun beberapa waktu lalu.

MADIUN – Bagaimana arah pengembangan RSUD Kota Madiun untuk lima tahun ke depan telah disusun. Tahapannya disesuaikan dengan masterplan yang sudah ada. Seperti memindahkan ruang rawat jalan ke selatan dengan memanfaatkan sebagian lahan pertanian di dekat rumah sakit. ’’Untuk tempat laundry dengan CSSD-nya dikerjakan pada tahun 2020. Serta, (pembangunan) ruang isolasi dengan menggunakan dana alokasi khusus,’’ terang Direktur Utama RSUD Kota Madiun dr Resti Lestantini.

Selain itu, pengembangan RSUD Kota Madiun juga mencakup penataan lahan parkir. Di mana konsepnya mengedepankan efisiensi lahan dengan menerapkan tempat parkir bertingkat hingga tiga lantai. Dengan harapan mampu menampung sekitar 300 unit sepeda motor, 80 unit mobil keluarga pasien untuk rawat jalan, dan 50 unit mobil untuk pengunjung pasien ruang VIP.

Pada tahap pertama ini, kata Resti, pembangunan mencakup gedung farmasi di dekat tempat parkir. Selanjutnya, keberadaan parkir itu sementara dilakukan rekayasa. ’’Anggarannya sekitar Rp 1,8 miliar,’’ katanya.

Kendati demikian, Resti belum berani menyebut berapa kebutuhan total pengembangan RSUD Kota Madiun untuk lima tahun ke depan. Karena detail enginering design (DED) baru akan disusun tahun ini.

Tetapi, dia mengungkapkan untuk pengerjaan ruang pasien VIP dengan bangunan tiga lantai saja setidaknya dibutuhkan anggaran sebesar Rp 50 miliar. Sedangkan, untuk pembangunan ruang rawat jalan dengan dua lantai sekitar Rp 10–20 miliar. ’’Untuk DED-nya kami ambil tahun ini yang sebelumnya akan disusun pada tahun 2020,’’ ujarnya.

Resti tak menampik rencana pengembangan RSUD Kota Madiun itu berimplikasi dengan kemungkinan naik kelasnya status rumah sakit milik pemkot tersebut. Hanya, dia belum bisa memastikan. Karena itu merupakan kewenangan dari dinas kesehatan dan KB untuk memutuskan. ’’Soalnya yang menata nantinya adalah dinas kesehatan. Tapi, kami akan coba bertanya kepada wali kota terkait kemungkinan naik status rumah sakit dari tipe C ke tipe B,’’ jelasnya. (her/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here