RSUD Kota Bikin Aturan Baru Cegah Praktik Percaloan

186

MADIUN – Langkah tegas diambil manajemen RSUD Kota Madiun setelah menemukan praktik jual beli karcis antrean pasien. Sepekan terakhir rumah sakit milik pemkot ini membuat aturan anyar terkait pengambilan nomor antrean. Tujuannya, mempersempit gerak calo antrean. ‘’Setelah kami amati, sampai hari ini lebih tertib,’’ kata Kabag Tata Usaha RSUD Kota Madiun Budi Wibowo kemarin (9/2).

Peraturan tersebut di antaranya pasien wajib membawa surat rujukan asli yang masih berlaku. Surat itu diserahkan kepada petugas saat mengambil karcis antrean. Petugas lantas menstempel sebagai tanda bukti telah mengambil karcis. ‘’Kalau sudah ada satu stempel antrenya hanya sekali,  kalau nggak bisa menunjukkan mundur,’’ jelasnya.

Budi mengklaim, cara tersebut lebih efektif meminimalkan calo. Sebab, hanya yang memiliki surat rujukan asli yang bisa mengambil karcis. Kendati begitu, dia  tidak menampik masih ada calo yang berulah. ‘’Ada celah yang mungkin bisa mereka manfaatkan, ya namanya maling, lebih pintar,’’ ujarnya.

Selain mencantumkan nomor karcis, pengambilan nomor antrean dibuka mulai pukul 02.00. Sebelumnya, dibuka malam hari. Sampai ada orang yang menginap semalam untuk mendapatkan nomor antrean. ‘’Jadi, antre nomor baru dibuka  pukul 02.00. Pukul 04.00 petugas membagikan nomor antrean satu rujukan satu pengantre,’’ terangnya.

Sistem baru ini mendapat sambutan positif dari pasien RSUD Kota Madiun. Joko, warga Munggut, Wungu, Kabupaten Madiun, misalnya. Dia berharap praktik jual beli karcis antrean RSUD di Sogaten ini bisa berkurang. Sebab, praktik calo meresahkan  pasien. ‘’Kalau ada surat rujukan artinya benar-benar pasien yang berobat,’’ katanya.

Pasien poli penyakit dalam ini sebulan sekali harus kontrol. Jadi, dia paham betul sistem antrean yang lama. Pasien mulai antre setelah pukul 19.00. Dengan sistem anyar tersebut, dia tidak lagi mendapati pasien yang menginap di ruang tunggu. ‘’Saya ke sini subuh sudah dapat nomor 100. Kalau mau nomor 1-10 lebih malam lagi,’’ ungkapnya. (mg2/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here