Mejayan

RSUD Caruban Berbenah demi Naik Tipe B

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban terus berbenah. Saat ini gedung instalasi gawat darurat (IGD) senilai Rp 13,9 miliar dibangun. Tujuannya, meningkatkan fasilitas dan daya tampung pasien. ‘’Bukan karena yang ada saat ini belum representatif, tapi acuannya jadi rumah sakit tipe B,’’ kata Kabid Pelayanan RSUD Caruban Ali Murtado Minggu (13/10).

Menurut Ali, bangunan perawatan emergency sebelah barat IGD kelak jadi pelayanan terpadu. Mulai perawatan pasien, kelengkapan sarana dan prasarana (sarpras), hingga intensive care unit (ICU). Kapasitasnya bisa menampung lebih dari 20 pasien. Terbagi jadi ruang area merah, gawat darurat, serta ibu dan anak. ‘’Bangunan lama untuk rawat jalan,’’ ujarnya.

PT Gala Karya memenangi lelang dengan nilai kontrak Rp 13,9 miliar ini. Angka itu lebih rendah sekitar Rp 300 juta dari harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 14,1 miliar. RSUD Caruban mengklaim progres pekerjaan rekanan pelaksana asal Gresik itu cukup apik. Deviasinya selalu positif. Terhitung 6 Oktober lalu, dari target 20,66 persen, sanggup terealisasi 30,64 persen. ‘’Ada surplus 9,8 persen,’’ sebut Ali.

Dia menjelaskan, secara riil kontraktor telah menyelesaikan struktur bangunan dan pengecoran atap. Konstruksi yang sudah terbentuk itu dilanjutkan penembokan. Kemudian pengerjaan interior yang merupakan bobot terberat pembangunan. Sisa waktu penyelesaian pekerjaan sekitar 2,5 bulan. ‘’Optimistis selesai sebelum kontrak berakhir 29 Desember,’’ ucapnya.

RSUD Caruban juga menggarap dua proyek tak kalah kakap. Yakni, pembangunan gedung rawat inap jiwa Rp 3,7 miliar dan doorlop Rp 365 juta. Progres pengerjaan poli jiwa dan selasar itu diklaim memuaskan hingga diyakini rampung sebelum tutup tahun. ‘’Deviasinya juga positif,’’ kata Ali.

Dia menyebut, realisasi poli jiwa sekitar 23,07 persen dari rencana 21,78 persen. Surprlus 1,29 persen per 6 Oktober lalu. CV Tanjung Emas, rekanan pelaksana, masih membangun konstruksi dan atap bangunan. Sedangkan progres selasar menunggu laporan dari kontraktor CV Bangun Indonesia Global. ‘’Doorlop atau selasar ini sebagai jalan penghubung antara IGD dengan rawat inap,’’ terangnya. (cor/c1/sat) 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
close
PENGUMUMAN
Close