Pacitan

Risiko Hamil saat Pandemi Covid-19

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Begini konsekuensi ketika melahirkan saat pandemi Covid-19. Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan menerapkan protokol ketat terhadap ibu hamil (bumil). Mulai dari skrining, pemeriksaan online, maupun proses persalinan oleh bidan atau petugas kesehatan lainnya menggunakan alat pelindung diri level 3.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Pacitan Ratna Susy Rahayu Minggu (7/6). Menurutnya, petugas medis seperti bidan dan dokter spesialis onkologi kandungan, sudah pasti tidak ingin tertular virus korona dari bumil yang kebetulan memeriksakan kandungannya.

Karena itu, protokol kesehatan mereka berlakukan. Seperti skrining keluarga. Terutama suami dari bumil. Mereka ditanya soal riwayat dan domisili pekerjaan suami. Bahkan di beberapa tempat ada pemeriksaan rapid test.  “Karena bumil sangat rentan terhadap virus korona,” kata Ratna.

Sebenarnya proses pemeriksaan kandungan bisa dilakukan secara online. Khususnya pada tahap kontrol kandungan. Tujuannya untuk menghindari kontak fisik. “Untuk bumil pendatang misalnya, atau masih berada dalam masa isolasi 14 hari, akan dilakukan rapid test,” ujarnya. (mg2/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close