Ribuan Pelajar Ikuti Tryout Serentak Radar Madiun

538

MADIUN – Ribuan pelajar SMK negeri di Kota/Kabupaten Madiun antusias mengikuti tryout kejujuran yang digelar Jawa Pos Radar Madiun. Pelaksanaan tryout serentak berbasis komputer dan smartphone (BKS) itu dihelat sampai dua hari ke depan. ’’Hasil tryout sebagai gambaran kesiapan siswa dalam menghadapi UNBK,’’ kata Waka Kurikulum SMKN 2 Jiwan Sunaryo kemarin (11/2).

Sunaryo mengatakan, selama mengikuti tryout kemarin siswanya lebih percaya diri dalam menghadapi ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Optimisme itu terlihat dari raut wajah peserta didik saat mengerjakan hingga rampung. Pun, banyak peserta didik mengaku materi soal yang diujikan sesuai dengan kisi-kisi UNBK tahun ini. ’’Sehingga anak-anak banyak memiliki referensi terkait soal unas, dan tentunya lebih siap lagi dalam menghadapi UNBK bulan depan,’’ ujarnya.

Sunaryo menerangkan, tryout tak hanya  mengukur kemampuan siswa, namun juga memberi gambaran sejauh mana siswa menguasai bahan ajar. Hal itu dapat dijadikan feedback bagi guru untuk mengatur strategi pascahasil dibagikan. ’’Bisa dengan merencanakan intensif belajar atau menggelar lagi,’’ tuturnya.

Menurutnya, SMKN 2 Jiwan punya jadwal rutin. Setahun minimal delapan kali. Biasanya pelaksanaan dilakukan di luar jam efektif pembelajaran dengan mengambil hari Sabtu. ’’Sehingga tidak mengganggu proses belajar-mengajar,’’ terangnya.

Sunaryo menyebut komputer klien dan server di sekolahnya support dengan aplikasi tryout kejujuran Jawa Pos Radar Madiun. Saat sinkronisasi pun berjalan lancar dan tidak ada persoalan. ’’Sehingga tryout ini akan terus berkesinambungan,’’ tegasnya.

Ketua MKK SMKN Kabupaten Madiun Supriyadi menilai penting bagi siswa mengikuti tryout tersebut. Sebab, momen itu dapat dimanfaatkan mengasah berbagai hal. Mulai mengukur kemampuan dirinya terhadap penguasaan materi pelajaran hingga menyiapkan mental menghadapi ujian sesungguhnya.

Pun mengevaluasi kemampuan dari tryout kejujuran yang diselenggarakan Radar Madiun itu. Menurut Supriyadi, semakin banyak berlatih maka berbanding lurus terhadap kesiapan siswa ketika menghadapi ujian nasional berbasis komputer (UNBK) mendatang. ’’Istilahnya bisa karena biasa,’’ ucap kepala SMKN 2 Jiwan itu.

Dari hasil pengamatannya di lapangan, komposisi soal yang disiapkan panitia sesuai dengan kisi-kisi yang disampaikan kementerian. Sehingga menjadi sesuatu yang positif, bukan hanya bagi siswa tapi juga guru dalam melakukan pembahasan ulang soal pasca-tryout. Banyaknya bank soal yang dikumpulkan guru diharapkan semakin memudahkan pengajar untuk mencari kelemahan siswa. ’’Jadi bisa diperbaiki sebelum UNBK dilaksanakan,’’ tegasnya.

Kepala SMKN Wonoasri Wiwik Wiyati mengungkapkan hal senada. Dia mengatakan pelaksanaan tryout dengan metode yang sesuai UNBK ikut membantu sekolah. Khususnya dalam menilai materi soal UNBK mana saja yang dianggap sulit oleh siswa. Sehingga perlu dipertajam dalam pembahasan berikutnya.

Bukan hanya itu, tryout berbasis BKS membuat pihaknya mengetahui kesiapan sarana prasarana sekolah. Sekaligus menyimulasikan tim teknis sekolah untuk menghadapi ujian sebenarnya. Ke depan Wiwik berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan dengan rentang waktu UNBK lebih panjang. Sehingga memudahkan sekolah dalam melaksanakan evaluasi. ’’Pelaksanaan hari ini (kemarin, Red) berjalan lancar tidak ada kendala,’’ pungkasnya. (ian/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here