Ribuan Liter Miras Diamankan Petugas

52

PACITAN – Sementara itu ribuan liter minuman keras (miras) beragam jenis diamankan pertugas Polres Pacitan selama Ramadan ini. Minas ratusan botol dan jeriken itu disita dari beberapa lokasi. Mulai dari tempat hiburan malam (THM), warung, hingga warga yang kedapatan menenggak miras di tempat terbuka. ‘’Sebagian kena tipiring (tindak pidana ringan) dan lainnya dijerat pasal 204 ayat 1 KUHP dan ditahan,’’ ujar Kapolres Pacitan AKBP Sugandi Sabtu (18/5) lalu.

Dari operasi yang digelar sebelum dan saat Ramadan itu, pihaknya menyita 412 botol miras golongan B dengan kadar alkohol  5 hingga 20 persen. Ditambah 16 jeriken ciu dan arak jowo (arjo). Dari THM diamankan 220 botol miras golongan A dengan kadar alkohol 0,5 sampai 5 persen yang tak berizin. ‘’Hampir seluruh tempat hiburan yang kami datangi ditemukan miras,’’ terangnya

Meski begitu, tujuh pengelola THM hanya dikenakan tipiring. Itu sesuai Perda 2/2011 Pacitan yang mengatur izin penjualan miras golongan A tersebut. Sedangkan para pengedar ciu, 4 tersangka dijerat pasal 204 KUHP tentang penjualan barang berbahaya dengan ancaman kurungan paling lama 15 tahun penjara. Sebab, arjo dan ciu tergolong mengancam jiwa penggunanya. ‘’Bukan pabrikan dan kebanyakan ilegal jadi berbahaya dan dapat mengakibatkan meninggal dunia,’’ jelas Sugandi.

Operasi bakal terus digelar hingga 26 Mei. Operasi pekat ini menarget beberapa penyakit masyarakat seperti premanisme, prostitusi, pornografi, judi, narkoba hingga penjualan petasan dan kembang api ilegal. Hal tersebut sebagai pengamanan agar kegiatan bulan suci Ramadan berjalan lancar. ‘’Termasuk beberapa tempat seperti hotel, penginapan dan home stay bakal kami razia,’’ tegasnya.

Selain memberi rasa aman, operasi bakal mengurangi tindak kriminal di Pacitan. Terlebih menjelang Lebaran. Pihaknya turut melakukan pengamaanan kelancaraan arus balik dan mudik. ‘’Nanti bersama dinas terkait kami akan periksa seluruh kelayakan jalan dan kendaraan di Pacitan,’’ tambah Sugandi. (gen/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here