Ribuan Lalat Teror Warga Dusun Pilang

291

NGAWI – Warga Dusun Pilang, Desa Ngompro, Pangkur, diresahkan serbuan lalat sejak sepekan terakhir. Munculnya jenis serangga itu diduga terkait keberadaan kandang ayam di dusun setempat yang sebelumnya sempat diprotes warga lantaran mengeluarkan bau tak sedap.

Namun, Kepala Desa Ngompro Joko Purwanto tidak mau berspekulasi terkait dugaan itu. Menurutnya, yang lebih krusial saat ini adalah memikirkan cara mengusir serangan lalat tersebut. ‘’Berbagai upaya sudah kami lakukan untuk mengatasinya,’’ kata Joko kemarin (9/1).

Untuk mengatasi serbuan serangga bernama latin Diptera itu, kata dia, pihaknya telah melakukan fogging. Namun, tidak membuahkan hasil. Upaya lainnya dengan menebar gula pasir dicampur pestisida. ‘’Cuma sedikit berkurang,’’ ujarnya kepada Radar Ngawi.

Serbuan lalat itu tersebar di berbagai lokasi. Termasuk kantor Desa Ngompro. Di satu titik saja jumlahnya mencapai ribuan. Namun, yang paling parah di kawasan Pasar Pilang. Imbasnya, omzet penjualan pedagang turun drastis. ‘’Bagaimana, wong orang mau beli jadi jijik,’’ ungkap Siti Fatimah, salah seorang pedagang.

Sementara itu, Sutrisno, pemilik kandang ayam di dusun setempat, menyangkal ribuan lalat itu muncul dari peternakannya. Pun, dia menyebut kandangnya sudah tidak lagi berbau lantaran bagian bawahnya telah diuruk. ‘’Ayamnya juga sudah tidak ada, kosong sekarang,’’ ujarnya.

Meski begitu, Sutrsino berjanji bakal memperbaiki sistem kandang ayamnya supaya tidak menimbulkan keresahan warga setempat. Dia akan segera menutup semua bagian kandang dan membuat sistem pembuangan limbah menggunakan blower sehingga baunya tidak menyebar ke mana-mana. (tif/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here