Renovasi Rumdin Sekda Telan Rp 1,2 Miliar

74

MAGETAN – Renovasi rumah dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan sudah kelar. Namun, bangunan di Jalan Jaksa Agung Suprapto itu masih belum ditempati. Bangunan yang didominasi warna cat putih itu sepi. Kedua pagarnya yang berwarna hitam masih tertutup rapat. Tak tampak aktivitas di rumah dinas yang sudah bertahun-tahun tak ditempati itu. ’’Belum selesai, biarkan dibersihkan dulu,’’ kata Sekda Magetan Bambang Trianto (BT).

Bakal ditempati oleh BT-kah rumah dinas yang direnovasi menghabiskan APBD 2018 hingga Rp 1,2 miliar itu? Atau bakal ditempati oleh Wakil Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti seperti kabar yang beredar selama ini? BT hanya tersenyum saat ditanya rumdinnya itu bakal ditempati oleh Nanik. BT belum bisa memberikan kepastian siapa yang bakal menempati bangunan anyar tersebut. ’’Lihat saja nanti, siapa yang akan menempati,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan Hergunadi mengatakan, renovasi rumdin tersebut sudah kelar 100 persen. Pada 4 Januari lalu sudah ada penyerahan dari pihak pelaksana CV Mugi Rahayu kepada PPK. Dengan demikian, rumdin itu sudah boleh ditempati. Namun, Hergunadi tidak mengetahui siapa yang akan menempati rumdin tersebut. Apakah Sekda BT atau Bunda Nanik. ’’Terserah siapa yang menempati, karena kami hanya merenovasi,’’ jelasnya.

Menurut Hergunadi, bangunan di tanah tanah seluas 2.374 meter persegi itu direnovasi total. Sebab, usia bangunan yang sudah mencapai 35 tahun itu tidak memungkinkan hanya perbaikan kecil. Banyak bagian bangunan yang sudah rusak. Akan sangat berbahaya jika hanya perbaikan kecil. Namun, bangunan induk tetap dipertahankan. Pun, dengan arsitek bangunan yang mencerminkan peninggalan zaman Belanda itu. ’’Supaya tidak mengubah arsitek bangunannya,’’ terangnya.

Menurut Hergunadi, porsi pekerjaan paling besar yakni pada penggantian atap. Kerangka atap bangunan bernomor sertifikat 15/10-06-198 itu bakal diturunkan dan diganti yang baru. Sudah banyak yang rusak. Sehingga harus diganti lantaran gentingnya yang juga akan diganti total. Genting lama juga sudah banyak mengalami kerusakan dan bocor. Begitu pula dengan talangnya. Talang yang semula terbuat dari seng akan diganti menjadi beton. ’’Untuk dinding juga kami rehabilitasi, karena kondisinya sudah kotor dan berlumut,’’ terangnya.

Hergunadi menambahkan, dalam perencanaan, komposisi, dan eksterior bangunan itu akan ditata ulang. Mulai dari membongkar empat kamar yang ada. Pembongkaran itu pastinya mengubah posisi tembok-tembok kamar. Ruangan baru juga akan ditambahan di sisi barat bangunan utama yang berbatasan dengan tembok luar. Agar tampak lebih modern, lantai bangunan juga akan diganti. ‘’Kami tata senyaman mungkin agar ditempati,’’ pungkasnya. (bel/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here