Ngawi

Renovasi Pasar Unggas tanpa Tempat Relokasi

Pedagang Cari Lapak Baru Sendiri

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Proses renovasi pasar unggas Ngawi dikeluhkan pedagang setempat. Itu lantaran mereka tidak disediakan tempat relokasi oleh pemkab layaknya proyek pembangunan ulang pasar lainnya. ‘’Kami hanya diminta pindah, tapi tidak disediakan tempat berjualan sementara,’’ kata Sri Hartati, salah seorang pedagang, Rabu (29/7).

Sri mengungkapkan, sejak renovasi dimulai beberapa hari lalu, dirinya maupun beberapa pedagang lain sengaja memindahkan lapak jualannya dari area dalam pasar ke tepi jalan. ‘’Semuanya (pemindahan, Red) mandiri, tidak ada bantuan dari pemerintah,’’ ujarnya. ‘’Selama ini kan kami juga sudah membayar sewa secara rutin, kalau bisa ya dibantu untuk proses pindahannya,’’ imbuhnya.

Kasi Fisik dan Sarana Pasar Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Ngawi Asriandy Natsir membenarkan bahwa proyek renovasi pasar unggas tidak menyediakan tempat relokasi bagi pedagang. Hal itu sudah mereka sepakati saat pemkab menyosialisasikan proyek tersebut. ‘’Karena hanya 24 pedagang yang berjualan. Itu pun jenisnya los semua. Kalau ada yang kios, berarti sudah dimodifikasi sendiri,’’ ungkapnya.

Andi -sapaan akrab Asriandy Natsir- menyatakan bahwa pemkab sejatinya berencana memindahkan pedagang pasar unggas ke Pasar Besar Ngawi (PBN). Namun, ternyata PBN pun sedang melaksanakan relokasi pedagang sehingga rencana tersebut urung terealisasi. ‘’Kompensasi atau bantuan juga tidak ada, tapi kami bebaskan bagi pedagang yang ingin memanfaatkan material pasar lama untuk bahan membuat tempat berjualan,’’ paparnya.

Andi menambahkan, proyek renovasi pasar unggas yang menelan biaya sekitar Rp 940 juta itu ditargetkan selesai November mendatang. Rencananya, setelah perbaikan selesai akan digunakan sebagai tempat relokasi pedagang PBN, selain lokasi berjualan para pedagang lama. ‘’Kalau sudah jadi nanti pasti bisa kembali lagi, sesuai izin yang mereka miliki,’’ pungkasnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close