Rencana Renovasi Benteng Pendem Dibahas Lintas-OPD

151

NGAWI – Rencana pemerintah merenovasi Benteng Van den Bosch segera ditindaklanjuti Pemkab Ngawi. Hari ini sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) bakal menggelar rapat bersama untuk membahas hal tersebut. ‘’Memang melibatkan beberapa satker,’’ kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Rahmat Didik Purwanto kemarin (6/2).

Didik mengaku, usai mengikuti rapat lintas-OPD itu akan segera ke Jakarta untuk melakukan paparan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (KemenPUPR). ‘’Pertengahan bulan ini pihak Kementerian PUPR rencananya juga akan turun ke Ngawi,’’ ujarnya.

Pemkab, lanjut dia, sebenarnya sudah siap melakukan renovasi bangunan bersejarah yang juga dikenal dengan sebutan Benteng Pendem itu. Pun, sudah memiliki detail engineering design (DED) yang di dalamnya juga terdapat perincian biaya dan tahapan renovasi. ‘’Kami sudah membuat DED tiga tahun lalu dari dana bantuan keuangan pemerintah provinsi,’’ tuturnya.

Dia menambahkan, tahun lalu pihaknya menghadirkan arkeolog untuk meneliti sekaligus mengkaji rencana renovasi Benteng Pendem. ‘’Hasilnya untuk menentukan mana yang boleh dipugar atau diperbaiki dan mana yang tidak boleh,’’ terangnya.

Dari hasil penelitian itu, selain ada beberapa bagian bangunan yang akan dipugar, kelak sungai yang mengelilingi benteng juga akan dibuat lagi. ‘’Akan dibuat seperti dulu lagi,’’ ujarnya. ‘’Semua tergantung Kementerian PUPR. Jika tidak setuju dengan DED yang ada berarti ya harus diperbaiki lagi,’’ imbuh Didik.

Sekadar diketahui, rencana merenovasi benteng di Desa Pelem, Ngawi, itu sempat membuat pemkab ciut nyali. Pasalnya, dalam DED anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 141 miliar lebih. Titik terang datang setelah Presiden Joko Widodo mengunjungi Benteng Pendem Jumat lalu (1/2). Pemerintah pusat menyatakan siap untuk merenovasi benteng yang kini masih menjadi aset TNI-AD tersebut. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here