Rencana Penertiban PKL Jalan di Tempat

119

NGAWI – Rencana penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah ruas jalan protokol Ngawi masih jalan di tempat. Hingga saat ini belum diketahui pasti kapan penertiban dilaksanakan. ‘’Belum ada rapat lanjutan membahas masalah itu,’’ kata Kasi Pembinaan Pengawasan dan Penyuluhan Satpol PP Ngawi Arif Setiyono kemarin (13/1).

Arif mengakui pihaknya sedikit kesulitan untuk menindaklanjuti rencana penertiban PKL tersebut. Pasalnya, telaah yang dikirim ke bupati usai rapat koordinasi beberapa waktu lalu belum mendapat respons. Termasuk usulan pembentukan tim.

Dia hanya menyebut, yang diajukan sebagai ketua tim kala itu adalah unsur dari dinas koperasi dan usaha mikro (dinkop-UM) atau dinas perdagangan perindustrian dan tenaga kerja (DPPTK). ‘’Karena mereka (dinkop-UM dan DPPTK, Red) yang memiliki anggaran,’’ jelasnya.

Arif mengatakan, selain masih menunggu keputusan bupati, pihaknya bakal melakukan koordinasi lanjutan dengan dinas terkait yang membidangi PKL. Tujuannya membahas titik-titik lokasi sasaran penertiban maupun solusinya. ‘’Supaya mudah nanti kalau ada pertanyaan dari pedagang,’’ ungkapnya.

Sebelum penertiban dilakukan, lanjut dia, pihaknya bakal melakukan sosialisasi dulu kepada para pedagang. Tujuannya agar saat eksekusi tidak ada penolakan. ‘’Kalau sudah ada sosialisasi, paling tidak itu (penolakan, Red) bisa diminimalisasi,’’ tuturnya.

Sebelumnya, bupati menghendaki penertiban PKL itu dilakukan saat Ramadan. Menurut Arif, rentang tiga bulan tersisa lebih dari cukup untuk melakukan sosialisasi kepada para pedagang. ‘’Harapannya, dinas terkait juga sudah menyiapkan solusi. Kalau dari satpol PP perintahnya dilarang ya pasti dilarang, tidak ada solusinya,’’ pungkasnya. (tif/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here