Rekrutmen CPPPK Jalan Terus

103

PONOROGO – Santernya penolakan dari guru honorer nonkategori seolah terabaikan. Rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap jalan. Hari ini (23/2) ratusan pelamar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dijadwalkan mengikuti seleksi computer assisted test (CAT).

Sayangnya, jumlah peserta yang didapat tak menggembirakan. Ada puluhan lowongan gagal terisi. ‘’Tenaga kesehatan dan guru yang kurang,’’ kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Ponorogo Winarko.

Pada rekrutmen gelombang pertama ini, pemkab dijatah kuota 295 lowongan. Terdiri dari 195 tenaga guru, 77 penyuluh pertanian, dan 23 tenaga kesehatan. Seluruhnya hanya untuk tenaga honorer kategori dua (K-2). Pendaftaran rampung dibuka 11-17 Februari lalu. Seleksi administrasi juga telah digelar dan menggugurkan seorang pelamar lantaran persyaratan ijazah. Senyatanya dari berbagai proses itu, 49 lowongan tak terisi. ‘’Untuk penyuluh pertanian terisi semua. Tes tahap pertama hanya diperuntukkan K-2. Itupun tidak semua yang teknis masuk,’’ ujarnya.

Data yang dikantongi BKPPD, ada 296 K-2 di Ponorogo. Mereka mengabdi di berbagai bidang. Namun, seleksi CPPPK kali ini hanya mengakomodasi K-2 di tiga bidang. Ada sejumlah persyaratan khusus yang diwajibkan pemerintah. Di antaranya, sudah masuk dalam database BKN per 2013 lalu dan masih aktif hingga sekarang. Banyaknya lowongan yang gagal terisi tak sebanding duit yang digelontorkan. Mereka bahkan menganggarkan duit Rp 8 miliar untuk melaksanakan rekrutmen. Termasuk untuk menggaji para CPPPK yang lolos. Meski begitu, Winarko menyebut bahwa rekrutmen ini merupakan amanat dari pemerintah pusat yang harus dijalankan. ‘’Jumlah K-2 di Ponorogo saat ini ada 296 orang. Sebanyak 30 orang sudah lolos CPNS lalu. Semoga yang ada dalam database BKN dan mendaftar ini bisa lolos semua,’’ ucap dia.

Lantas bagaimana metode rekrutmen? Usai seleksi administrasi, para pelamar mulai hari ini hingga esok mengikuti seleksi CAT di SMAN 1 Ponorogo. Materi seleksi meliputi teknis, sosiokultural, manajerial, dan wawancara. Seleksi wawancara juga dilaksanakan menggunakan komputer. ‘’Untuk seleksinya, dibagi dalam beberapa sesi, mulai 23-24 Februari,’’ terangnya. (naz/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here