Regrouping SDN Tunggu Verifikasi Akhir

126

NGAWI – Proses regrouping beberapa SDN di Ngawi bakal segera dilakukan. Itu seiring rampungnya legal standing berupa peraturan bupati (perbup) untuk melakukan penggabungan sejumlah sekolah tersebut. ‘’Ya, sudah hampir final (tahapan regrouping, Red),’’ kata Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Abimanyu kemarin (21/2).

Pihaknya juga telah memverifikasi usulan dari beberapa UPT dispendik yang masuk. ‘’Nanti akan kami kumpulkan tim dari kabupaten untuk melakukan verifikasi akhir,’’ ujarnya kepada Radar Ngawi.

Dia mengaku sudah mendapatkan laporan dari bidang pendidikan dasar (dikdas) terkait progres rencana regrouping sekolah itu. Pun telah memerintahkan bidang yang menangani untuk segera menjadwalkan pertemuan dengan tim bentukan bupati yang terdiri sejumlah instansi. Selain dispendik, ada unsur inspektorat, sekretariat daerah, serta badan pendapatan pengelolaan keuangan dan aset (BPPKA).

Ditanya jumlah lembaga yang akan di-regrouping, Abimanyu menyebut ada 66 sekolah. Jika setiap dua lembaga digabung menjadi satu, jumlahnya menjadi 33. ‘’Itu data yang sekarang, masukan dari UPT. Jadi, masih belum final,’’ tutur Abimanyu.

Diakuinya, proses regrouping tidak mudah. Banyak syarat dan kriteria yang harus dipenuhi. Salah satunya, jumlah siswa yang akan digabung maksimal 90 siswa. Di sisi lain, ada sekolah yang ditutup lantaran jumlah siswanya minim. Namun, Abimanyu enggan menyebutkan sekolah yang dimaksud. ‘’Yang pasti, regrouping maupun penutupan sekolah itu sudah bisa dilakukan pada tahun pelajaran baru nanti,’’ pungkasnya. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here