Rebuild Jembatan Banjarsari 2, Dewan Desak Pemkab Jemput Bola

41

PACITAN – DPRD Pacitan tidak ingin pemkab setempat tutup mata terkait rencana pembangunan ulang jembatan Banjarsari 2 pasca melintir akhir Januari lalu.  Bupati Pacitan Indartato dan jajarannya diminta intens berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan dan Jembatan (BBPJN) VIII wilayah Pacitan. ‘’Jika perlu harus jemput bola,’’ kata Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono kemarin (28/3).

Hal tersebut perlu dilakukan lantaran tidak selamanya mengetahui tata kerja instansi vertikal. Untuk itu, sudah sepatutnya pemkab menanyakan apa saja yang dibutuhkan untuk membangun ulang jembatan Banjarsari 2 yang bisa diakomodasi. Termasuk yang bisa dibantu pemkab. ‘’Memang harus ditanyakan, tugas pemkab apa saja dan kalau butuh anggaran kira-kira berapa,’’ ujarnya.

Jemput bola perlu dilakukan agar nasib jembatan Banjarsari 2 segera tertangani. Pihaknya tidak ingin akses ekonomi warga terganggu. Pasalnya, pengajuan jembatan gantung ke pemerintah pusat sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarat melalui pemenuhan infrastruktur yang memadai. ‘’Jadi, jembatan itu sebagai pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, sudah jadi kewenangan pemkab untuk menyiapkan segala keperluan,’’ tuturnya.

Jika memang butuh anggaran, nantinya bakal dialokasikan dalam Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020. Untuk itu, pengajuan kebutuhan tersebut wajib disampaikan sebelum Mei atau Juni mendatang. Jika mendesak, pihaknya bakal mengalokasikan dalam KUA-PPAS perubahan 2019. ‘’Yang terpenting koordinasi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dengan BBPJN harus intens. Karena proses penganggaran butuh proses, tidak bisa langsung dianggarkan,’’ jelasnya.

Hanya, lanjut dia, anggaran tersebut bukan untuk pembangunan konstruksi jembatan Banjarsari 2. Anggaran tersebut bisa untuk pengadaan tanah jika lokasi pembangunan jembatan baru digeser. ‘’Kalau dipandang dari segi teknis perlu pindah, nanti perlu dikomunikasikan dan dikoordinasikan kembali,’’ tambahnya.

Diketahui, BBPJN VIII wilayah Pacitan tidak ingin ambil risiko. Perbaikan jembatan Banjarsari 2 bakal dilakukan secara total tanpa menggunakan material lama. Pun bakal ditender ulang. Sementara untuk pembangunan di lokasi baru, pihak BBPJN ragu dengan kesiapan pemkab untuk menyediakan lahan. (odi/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here