Realisasi Perubahan Nama Stasiun Paron Tergantung Progres Double Track

116

NGAWI – Usulan pemkab ke pusat terkait perubahan nama Stasiun Paron menjadi Stasiun Ngawi mendapat lampu hijau. Kendati demikian, realisasinya bisa jadi butuh waktu lama. Setidaknya, harus menunggu proyek double track (rel ganda) rampung.

Sejauh ini, progres proyek di bawah naungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian itu masih kurang dari 70 persen. ‘’Tepatnya berapa saya kurang tahu, tapi belum sampai 70 persen,’’ kata pengawas Balai Perkeretaapian Wilayah Timur Sudarto kepada Radar Ngawi kemarin (4/4).

Sudarto menjelaskan, pembangunan double track itu dibarengi dengan peningkatan standar sejumlah stasiun yang dilintasi. Pada jalur kereta api Madiun-Ngawi sepanjang 55 kilometer, sedikitnya ada lima stasiun. Yakni Stasiun Barat, Geneng, Paron, Kedunggalar, dan Walikukun. ‘’Semuanya (stasiun, Red) belum siap, masih pengerjaan,’’ ujarnya.

Menurut Sudarto, secara teknis pembangunan double track tidak ada kendala berarti. Hal yang mengganjal hingga pengerjaan proyek memakan waktu lama adalah faktor nonteknis. Dia mencontohkan sejumlah material wesel kereta api yang sampai saat ini belum tersedia. ‘’Jika peralatan itu belum ada, otomatis proyek belum dapat diteruskan,’’ tuturnya.

Dia menyebut, dari sejumlah emplasemen kereta api yang akan dibangun itu semuanya membutuhkan wesel sebagai persilangan. Namun, sampai sekarang jumlahnya masih kurang. ‘’Faktor cuaca juga berpengaruh terhadap kelancaran proyek. Kalau cuaca sekarang dampaknya lebih ke pembangunan jembatan dan sebagainya,’’ kata Sudarto.

Kapan proyek rel ganda itu selesai? Sudarto tidak bisa memastikan. Namun, dia berharap bisa rampung tahun ini. Sudarto optimistis, jika semua stasiun berikut emplasemennya sudah klir, proyek bisa cepat selesai. ‘’Kalau relnya tinggal menyambungkan saja,’’ ungkapnya.

Sebelumnya, Wabup Ngawi Ony Anwar Harsono sempat menyebutkan bahwa sejumlah usulan pemkab terkait Stasiun Paron mendapat lampu hijau dari pusat. Baik perubahan nama stasiun, peningkatan kelasnya, maupun transit kereta api eksekutif. (tif/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here