Ratusan Ribu UMKM Belum Tergarap Maksimal

41

MEJAYAN – Ini potensi besar. Kalau memang tergarap dengan bagus. Total ada ratusan ribu usaha mikro dan menengah (UMKM) di Kabupaten Madiun. Sayang, banyak pula yang tidak bisa berkembang. ’’Total 123 ribu UMKM, sudah sering kami gelar pelatihan-pelatihan,’’ ujar Kabid Perindustrian dan UMKM Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Bambang Sudjiono.

Dijelaskan, bahan baku di Kabupaten Madiun cukup menjanjikan. Salah satunya bonggol kayu jati. Pesanan banyak berdatangan dari sejumlah kota besar. Bali misalnya. Utamanya ukiran. Selain itu, potensi UMKM batik di Madiun juga potensial. Banderol harga masih terlampau tinggi. Sedangkan dari sisi kualitas butuh peningkatan. Jika bisa ke depan harga bisa lebih murah dengan kualitas bagus. Tentu, ini menjadi pekerjaan rumah. ’’Kami akan ajak perajin dan pelaku usaha batik studi banding ke Jogjakarta,’’ jelasnya.

Bambang mengatakan, kualitas produk UMKM butuh ditingkatkan. Sehingga bisa semakin bersaing. Seperti batik khas Madiun. Pemkab belum bisa memamerkan dengan baik semuanya. Hanya beberapa sudah diboyong ke kantor dinas. ’’Rencananya kami akan berikan tempat yang lebih baik, agar bisa terlihat mencolok,’’ ungkapnya. (fat/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here