Ratusan Liter Arjo Gagal Edar

36

PACITAN – Sedikitnya 15 jeriken beukuran 30 liter minuman keras (miras) jenis arak jowo (arjo) dan 241 botok vodka gagal diedarkan. Itu setelah petugas polres setempat, Senin (8/4) sekitar pukul 06.30 lalu, menyitanya di Ploso, Pacitan. ‘’Kami mendapat informasi ada mobil pikap sedang menurunkan arjo,’’ terang Kasatreskrim Polres Pacitan AKP Imam Buchori kemarin (9/4).

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan warga yang curiga akan kegiatan bongkar muat mobil pikap di Ploso. Pun unit sabara yang mendapat informasi langsung bergegas ke lokasi. Ternyata, setelah digeledah dari dalam mobil pikap didapati ratusan liter miras. ‘’Selanjutnya barang bukti kami amankan beserta sopir (W) dan kernetnya (A),’’ ungkap Imam.

Keduanya mengaku mendapatkan miras itu dari D, warga Solo, Jawa Tengah. Sedangkan pemilik rumah tempat mobil tersebut parkir masih sebagai saksi. Jika terbukti memesan dan mengedarkan minuman haram tersebut, pemilik rumah bakal dijerat sanksi hukum. ‘’Masih kami kembangkan miras ini mau diapakan. Dijual atau hanya sekadar lewat Pacitan,’’ jelasnya.

Imam menduga, arjo tersebut bakal diedarkan dengan diecer dalam botol bekas minuman mineral. Biasanya, per botol dibanderol Rp 8.000 hingga Rp 10.000u rupiah. Jika ditotal, hasil tangkapan itu diperkirakan lebih dari Rp 7 juta. ‘’Tak menutup kemungkinan juga dijual per jeriken, kami masih dalami itu,’’ tegasnya.

Mendekati Ramadan pihaknya bakal gencar memberantas peredaran minuman setan tersebut. Tak hanya menyelidiki, proses penertiban tempat yang disinyalir sebagai pesta miras juga bakal digeledah. Tujuannya, agar kondisi Pacitan nyaman dan aman saat Ramadan kelak. ‘’Kami juga lakukan razia dengan satlantas,’’ pungkasnya. (gen/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here