Madiun

Putusan Korupsi Controlled Landfill TPA Winongo

Tiga Terpidana Divonis Lima Tahun Penjara

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tiga terpidana korupsi TPA Winongo divonis lima tahun penjara. Vonis sama rata kepada seluruh terpidana itu diputuskan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, Rabu (15/7).

Toni Wibisono menyebut, vonis dalam sidang virtual kemarin sama seperti tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). ‘’Perkara korupsi controlled landfill di DLH (dinas lingkungan hidup, Red) 2017-2019 telah diputuskan,’’ tegas JPU dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun itu kemarin.

Amar putusan menyatakan terpidana terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dirumuskan pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU Tipikor jo pasal 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 64 ayat (1) KUHP. Ketiga terpidana juga dikenai denda Rp 200 juta subsider satu bulan kurungan. ‘’Kami diberi waktu tujuh hari ke depan untuk pikir-pikir,’’ ujarnya.

Toni memandang Heri Martono (mantan Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah DLH Kota Madiun) menyalahi wewenang jabatan bersama Suhartono (penanggung jawab TPA Winongo) dan Putut Wasono (tenaga projasih). Penghitungan kerugian negara dari rasuah sepanjang 2017-2019 ini sebesar Rp 202,6 juta. JPU menilai perbuatan melawan hukum ini menguntungkan Suhartono dan Putut Wasono. Perinciannya, Rp 131,2 juta untuk Suhartono dan Putut Wasono. Kemudian Rp 71,3 juta untuk Putut Wasono dan empat orang lainnya. ‘’Saat ini ketiganya masih berada di Rutan Kejaksaan Tinggi. Nanti kami pindahkan ke Lapas Klas 1 A Madiun,’’ ucapnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close