Madiun

Punden Nglambang Kuning Merana

WUNGU – Potensi wisata di Kabupaten Madiun terbilang banyak. Sayang, pemkab setempat terkesan kurang serius mengembangkannya. Situs sejarah Punden Nglambang Kuning di Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, misalnya, hingga kini masih ’’telanjang’’. Sebab, belum ada pagar yang mengelilinginya. ‘’Baru fondasi saja,’’ kata Samiono, juru kunci punden, kemarin (25/1).

Tidak hanya itu, gerbang bangunan utama tampak kusam dan berlumut. Sampah –terutama dedaunan kering- juga berserakan di berbagai sudut punden yang disebut-sebut peninggalan Kerajaan Kahuripan tersebut.

Dia menyebut, Punden Nglambang Kuning memiliki sejumlah benda bersejarah jejak peradaban masa lalu. Namun, perawatannya selama ini hanya dilakukan ala kadarnya. ‘’Harusnya dirawat khusus oleh orang yang punya keahlian di bidangnya,’’ ujarnya.

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Madiun Isbani memastikan sejumlah destinasi wisata bakal dipoles. Saat ini pihaknya masih melakukan pemetaan dan menentukan kebutuhan anggarannya. ‘’Setelah tahu berapa jumlahnya, baru bisa ditentukan mana saja yang diprioritaskan,’’ tuturnya.

Dia menjelaskan, di Kabupaten Madiun ada 14 desa wisata yang tersebar di sejumlah kecamatan. Namun, fokus pengembangan saat ini masih terfokus di kawasan Kabupaten Madiun timur dan selatan seperti Watu Rumpuk (Desa Mendak, Dagangan) dan Gligi Forest (Durenan, Gemarang). (mg4/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close