AdvertorialMejayan

Pujasera Jiwan Beromzet Rp 1 Miliar

ADD 20 Persen Dorong Kemajuan Desa

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Bupati Ahmad Dawami dan Wakil Bupati Hari Wuryanto membuat gebrakan di awal memimpin Kabupaten Madiun. Pasangan itu meningkatkan alokasi dana desa (ADD) hingga 20 persen secara bertahap untuk 198 desa di 15 kecamatan. ‘’Kebijakan itu menjadi faktor penting perkembangan kemajuan desa,’’ kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Madiun Joko Lelono.

Jumlah desa cepat berkembang ada 73 pada 2018. Tahun berikutnya bertambah 29 menjadi 102 desa. Peningkatan tersebut dipandang efek peningkatan ADD. ‘’Tahun pertama ADD naik 19 persen. Lalu, 20 persen tahun kedua,’’ ujarnya.

Joko menerangkan, penambahan ADD hingga 20 persen itu mengacu Peraturan Pemerintah (PP) 22/2015 mengenai pelaksanaan Undang-Undang (UU) 6/2014 tentang Desa. ‘’Regulasi itu sudah ditindaklanjuti dengan perda dan perbup,’’ ucapnya.

ADD dimanfaatkan sesuai kearifan lokal di masing-masing desa. Baik pembangunan fisik, peningkatan sumber daya manusia (SDM), maupun pengembangan wisata. Seperti, Kampung Ceria di Desa Pule, Sawahan, dan pusat jajanan selera rakyat (pujasera) di Desa/Kecamatan Jiwan. Belakangan, pujasera yang dikelola BUMDes Sumber Rejeki itu mencatat omzet lebih dari Rp 1 miliar dalam setahun. ‘’Untuk pemberdayaan usaha dan ekonomi lokal,‘’ pungkas Joko. (den/c1/cor/ip)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close