Madiun

PT KAI Laksanakan Switch Over Besok

‘’Koordinasi sudah. Sekarang tinggal mempelajari hal yang sama di Kroya, Cilacap, Jawa Tengah.’’ Maidi, Wali Kota Madiun

==========================

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rencana tukar guling aset PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan Pemkot Madiun terbuka lebar. Wali Kota Madiun Maidi memberi lampu hijau wacana ruilslag tersebut. Asalkan tujuannya untuk perbaikan ekonomi daerah. ‘’Kalau itu untuk kesempurnaan tata kota dan penting bagi hajat orang banyak, kami izinkan,’’ katanya Senin (14/10).

Namun, Maidi minta waktu untuk berkonsultasi ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Bahkan, bila perlu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ‘’Kalau BPK mengizinkan karena pemkot akan diuntungkan, saya tidak masalah,’’ ujarnya.

Sebaliknya, apabila BPK tidak merekomendasikan, tentu pemkot akan mengikuti aturan berlaku. Sebab, apabila dilanggar justru akan menjadi temuan BPK. ‘’Sehingga justru akan jadi masalah bagi pemkot,’’ imbuh Maidi.

Dia menyatakan tinggal menunggu hasil rekomendasi dari lembaga pemeriksa keuangan tersebut. ‘’Koordinasi sudah. Sekarang tinggal mempelajari hal yang sama di Kroya, Cilacap, Jawa Tengah,’’ tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, Maidi sudah menginstruksikan DPUTR dan BPKAD bertolak ke Kroya. Dia berharap ada kajian sepulang dari sana. ‘’Prosesnya saya minta mengikuti dulu. Kalau rekomendasi (BPK) memperbolehkan dan penggunaannya sama, saya pikir tidak masalah,’’ katanya.

Pertukaran aset tersebut mencakup Jalan Kompol Soenarjo dengan aset tanah milik KAI di depan Stasiun Madiun. Proses ruilslag diusulkan Daop VII Madiun untuk memperluas bangunan stasiun. ‘’Nanti jalan baru akan dibangun di lahan milik KAI yang sudah ditukar guling,’’ jelas Maidi.

Sementara itu, PT KAI Daop VII Madiun terus menyiapkan switch over (pengalihan jalur lama ke jalur baru) kereta api. Itu dilakukan setelah uji beban kedua jalur ganda Babadan-Madiun-Barat-Geneng dinyatakan aman kemarin (14/10). ‘’Hasilnya minor temuan. Jadi, rencananya Rabu (16/10) akan dilaksanakan switch over,’’ kata Vice President PT KAI Daop VII Madiun Wisnu Pramudyo.

Sebelum uji coba ulang, sudah dilakukan perbaikan hampir dua pekan. Yakni, penyempurnaan goyangan pada jalur di atas jembatan maupun di perlintasan, dan ruang bebas pada jalur baru. ‘’Setelah perbaikan, diuji sudah layak, dilakukan pendinasan,’’ jelas Wisnu.

Sehingga, semua kereta sudah bisa melewati jalur baru tersebut. Kecepatan sementara sekitar 80 kilometer per jam. Bisa dilewati dengan kecepatan 100 kilometer per jam pada 1 Desember nanti. ‘’Persilangan di Geneng masih ada, Barat sampai Madiun tidak ada persilangan lagi. Artinya, tidak lagi menunggu kereta,’’ paparnya.

Namun, jadwal kereta baru akan disesuaikan per 1 Desember. Sehingga jadwal pemberangkatan masih tetap, hanya saja tidak lagi menunggu persilangan. ‘’Tetap berhenti dulu, nanti bisa jadi ada penyesuaian jadwal,’’ terangnya.

Uji coba sejauh 26 kilometer Babadan-Geneng menggunakan satu lokomotif CC 203 9818 dan satu kereta makan pembangkit KMP 306517. Nantinya, dalam switch over, satker paket JGMK (Jalur Ganda Madiun Kedungbanteng) akan bersosialisasi ke wilayah yang dilalui double track. Khususnya, di pintu-pintu perlintasan. Pun pemasangan spanduk pengumuman. ‘’Selain itu ke media terkait pemberitahuan pengoperasian jalur ganda,’’ ujarnya. (her/mgd/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close