PSM Madiun Dahaga Menang

65
KONSENTRASI: Coach Siswanto (biru) saat memimpin latihan skuad PSM Madiun di Stadion Wilis Rabu (21/8).

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Punggawa PSM Madiun sepertinya sudah lupa cara berselebrasi. Maklum, dalam dua laga awal Liga 3 Jatim 2019, mereka tidak pernah meraih kemenangan. Tim besutan Siswanto itu hanya mampu bermain imbang dua kali. Masing-masing lawan Persibo Bojonegoro (2-2) dan Nganjuk Ladang FC (1-1).

Hasil seri beruntun di awal musim diakui Ketua Umum PSM Madiun Nono Djatikusumo membuatnya serasa perlu melakukan intervensi. Tapi, hasil negatif disebut tidak akan menjatuhkan mental timnya. Malah, Nono semakin penasaran bagaimana secepatnya mencari kemenangan untuk PSM Madiun.

Laga berikutnya untuk Laskar Wilis –julukan PSM Madiun– adalah menjamu Bumi Wali FC dalam matchweek ketiga Liga 3 Jatim 2019, Minggu (25/8). Nono mengungkapkan bahwa momentum itu bagus bagi Siswanto untuk menuntaskan dahaga kemenangan sekaligus mendapatkan impresi yang bagus dari publik Stadion Wilis. ’’Harus bisa meraih kemenangan,’’ pinta kepala dispendukcapil itu.

Setelah meraih hasil imbang 1-1 saat bertandang ke markas Nganjuk Ladang FC pada pekan sebelumnya (3/8), skuad PSM Madiun memiliki banyak waktu untuk berbenah. Menurut coach Siswanto, evaluasi secara detail telah dilakukan pada kinerja lini belakang timnya.

Sebab, dalam pertandingan saat melawan Persibo dan Nganjuk Ladang FC, koordinasi lini belakang PSM Madiun yang dikomandoi oleh Slamet Harmoko terlihat berantakan. Pelatih asal Ponorogo itu juga menuturkan, dirinya telah melakukan perubahan gaya bermain PSM Madiun. Purniawan dkk akan lebih sering memainkan umpan-umpan pendek. ’’Dulu kami sering mengandalkan umpan jauh, sekarang sedikit saya modifikasi,’’ terang mantan pelatih Persepon Ponorogo itu. (her/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here