Madiun

PSBB, PT KAI Daop VII Berlakukan Work from Home

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tinggal dua kereta api (KA) yang beroperasi dan melintasi wilayah kerja Daop VII Madiun. Yakni, KA Rangga Jati relasi Stasiun Cirebon-Jember dan KA Wijaya Kusuma relasi Stasiun Cilacap-Ketapang.

Per hari Kamis (23/4), empat perjalanan KA turut dibatalkan. Yakni, KA 71 (Bima) relasi Surabaya Gubeng-Gambir; KA 72 (Bima) relasi Gambir-Surabaya Gubeng; KA 293 (Kahuripan) relasi Blitar-Kiaracondong Bandung; dan KA 294 (Kahuripan) relasi Kiaracondong Bandung-Blitar.

Total 44 perjalanan KA telah dibatalkan. Sebelumnya, pembatalan 40 perjalanan (6 KA dari Daop VII Madiun dan 34 KA dari daop lain) telah mendahului. ‘’Menyesuaikan PSBB (pembatasan sosial berskala besar, Red) di beberapa wilayah,’’ kata Manajer Humas Daop VII Madiun Ixfan Hendriwintoko.

Hampir separo dari 1.350 pegawai PT KAI Daop VII Madiun juga work from home (WfH). Mereka tidak diliburkan, melainkan tetap melaksanakan pekerjaannya dari rumah. Pegawai yang menjalani WfH bertugas di bagian administrasi. Pegawai tersebut wajib mengikuti koordinasi via video telekonferensi. ‘’Mereka yang tidak terkait operasional kami WfH-kan,’’ tegasnya.
Ixfan memastikan stasiun di wilayah kerja Daop VII Madiun meliputi sembilan kabupaten dan tiga kota tetap beroperasi. Meskipun perjalanan KA dan jumlah penumpang menurun drastis hingga 95 persen dibandingkan hari normal. ‘’Kalau tutup tidak, karena operasional tetap jalan,’’ ungkapnya.

Stasiun tetap beroperasi karena ada utilitas dan perangkat yang wajib diawasi serta dipastikan keamanannya. Pada sisi lain, operasional kereta barang tetap dimaksimalkan. Mulai kereta BBM dan gerbong atau parcel. Jenis kereta itu mengangkut kebutuhan pokok yang didistribusikan ke daerah lain. ‘’Kami meningkatkan kinerja melalui angkutan barang,’’ tuturnya. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close