Magetan

Lahan Rusunawa di Sukowinangun Lebih Luas dari Kebutuhan

MAGETAN – Pihak DPUPR akhirnya buka suara soal polemik rekomendasi tata ruang Rusunawa. Mereka menyebut luasan lahan yang bakal diproyeksikan untuk pendirian hunian bertingkat di belakang Pasar Sayur Magetan itu terlalu luas. ‘’Lebih luas dari kebutuhan,’’ terang Kepala DPUPR Magetan, Hergunadi Senin (15/7).

Untuk membangun rusunawa, dia menyebut hanya membutuhkan lahan seluas 0,3 hektare. Sedangkan disperkim mengajukan seluas 1,3 hektare. Kondisi itu dinilai bisa mengganggu pengembangan pasar sayur. Karena lahan di Kelurahan Sukowinangun itu dipakai semua untuk pembangunan rusunawa. ‘’Harus disesuaikan dengan kebutuhan. Supaya fasilitas umum lain bisa dibangun disana,’’ kata Hergunadi.

Menurut dia, lahan itu nantinya bakal dikembangkan untuk kawasan perdagangan dan ruang terbuka hijau (RTH). Tetapi, di sisi lain, rencana tata ruang wilayah (RTRW) di kawasan tersebut juga belum disusun. ‘’Karena menurut kami tidak sesuai, akhirnya kami kembalikan ke disperkim untuk disempurnakan gambarnya,’’ ungkapnya.

Lebih lanjut, Hergunadi mengaku berkas itu sudah dikembalikan lagi ke disperkim pada Jumat (12/7) lalu. Dia memastikan berkas itu bakal diteken dalam waktu dekat supaya segera bisa diajukan ke kementerian PUPR. ‘’Sudah pernah kami rapatkan dan diputuskan untuk luasannya hanya 3.000 meter persegi. Jadi, ini tinggal tanda tangan saja,’’ paparnya.

Sejatinya, tak hanya seputar luasan lahan yang menjadi bahan pertimbangan Hergunadi dalam pemberian rekomendasi tersebut. Alasan lain adalah lokasi. Menurut dia, lokasainya sekarang bergeser sedikit dari usulan awal. ‘’Nanti kami juga akan menanami pohon yang tinggi untuk menutupi rusunawa,’’ cetus Hergunadi.

Namun demikian, lanjut dia, dari itu semua yang paling penting adalah upaya menghapus kawasan kumuh. Karena itu perlu disusun regulasi baru. ‘’Saat ini masih proses administrasi dan akan segera kami kembalikan ke disperkim. Supaya bisa segera diajukan ke pusat,’’ ujarnya. (bel/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close