Proyek Trotoar, Kejari Cium Banyak Masalah

170

MAGETAN – Sepertinya ini akan menjadi masalah serius. Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan menemukan dugaan pelanggaran sejumlah pekerjaan fisik. Persoalan itu sudah dikantongi tim pengawal, pengaman, pemerintah, dan pembangunan daerah (TP4D).

Informasi yang dihimpun Radar Magetan, dugaan pelanggaran itu terjadi pada pekerjaan trotoar. Salah satunya, di kawasan Kecamatan Ngariboyo. Seperti tidak adanya papan nama proyek. Tentu ini melanggar Perpres 54/2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Serta, Perpres 70/2012 tentang perubahan kedua atas Perpres 54/2010. ’’Apa yang dilakukan pihak rekanan atau kontraktor melanggar kedua peraturan itu,’’ kata Kajari Magetan Atang Pujianto usai FGD di pendapa Surya Graha kemarin (18/12).

Dia menambahkan, TP4D akan berupaya meminimalkan pelanggaran. Tugas utamanya sendiri, TP4D hanya mendampingi dari sisi yuridis. Sehingga pelaksanaan kegiatan proyek itu sesuai dengan ketentuan kontrak dan tidak melanggar peruturan yang ada. ’’Untuk masalah teknis kami tetap berkoordinasi dengan Inspektorat,’’ ujarnya.

Ke depannya, kejaksaan bekerja sama dengan dinas terkait akan terus memantau secara rutin. Pemkab diminta memberikan sanksi tegas terhadap para pemegang proyek yang kedapatan melanggar. Sebab, regulasi sudah diatur pemerintah. Jika sampai pelanggaran berat, disarankan untuk bisa memutus kontrak meski pekerjaan sedang berjalan. ’’Peran kami memantau dan mengarahkan saja,’’ pungkasnya. (mgc/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here