Proyek Stadion Yosonegoro Dipecah Tiga, Satu Kegiatan Dilelang Ulang

169
SARPRAS OLAHRAGA: Perbaikan fasilitas di Stadion Yosonegoro bakal dilanjutkan tahun ini seiring rampungnya sebagian proses lelang proyek tersebut.

MAGETAN – Lanjutan proyek rehabilitasi Stadion Yosonegoro bergulir. Pengerjannya dibagi tiga. Meliputi tribun sis timur, barat dan lapangan. Tetapi, untuk pengerjaan lapangan sepertinya molor. Karena harus dilakukan lelang ulang. ‘’Karena tidak ada yang bisa ditetapkan sebagai pemenang,’’ terang Kabag ULP Setdakab Magetan Elmy Kurnianto Kamis (11/7).

Sebenarnya ada 38 rekanan yang ikut lelang. Tetapi, tidak semuanya mengupload berkas penawaran. Hanya 11 perusahaan yang mengajukan penawaran. Namun semuanya gagal lolos evaluasi administrasi. ‘’Karena tidak ada satu pun perusahaan yang memenuhi syarat. Tidak bisa kami tetapkan sebagai pemenang,’’ katanya.

Elmy mengaku tinggal mempunyai waktu sekitar sepekan untuk merampungkan proses lelang pekerjaan dengan alokasi anggaran sebesar Rp 2,39 miliar itu. Sebab, jika lelang tersebut makin molor otomatis berdampak pada waktu pengerjaan di lapangan. ‘’Masih ada waktu untuk lelang ulang. Semoga lelang kedua bisa ada pemenangnya,’’ harapnya.

Sementara itu, dua pekerjaan utama lainnya sudah memasuki masa sanggah hasil tender. Pada Kamis (18/7) mendatang, sudah bisa diterbitkan surat penunjukan penyedia barang/jasa. Untuk pekerjaan kawasan dan tribun barat, maksimal penandatanganan kontrak dilaksanakan pada 23 Juli. ‘’Sedangkan, untuk pekerjaan tribun timur, maksimal kontrak ditandatangani pada 26 Juli,’’ jelas Elmy.

Sebelumnya, proyek itu bakal dijalankan oleh satu rekanan. Tetapi, saat proses tender selalu gagal lelang. Hingga akhirnya pekerjaan itu dipecah menjadi tiga kegiatan. ‘’Tetapi tetap disesuiakan dengan pekerjaan pokok. Supaya klasifikasi SBU (sertifikat badan usaha) memenuhi,’’ ungkap Elmy. (bel/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here