MadiunMejayan

PROYEK RTH: Duit Ada, Bupati Belum Memilih

MEJAYAN – Duit Rp 2,5 miliar untuk pembangunan lima ruang terbuka hijau (RTH) sudah ready. Sumbernya dana intensif daerah (DID). Namun, bupati tak kunjung menentukan titik mana saja proyeknya.  Ada enam lokasi yang sudah disodorkan. ’’Kami usulkan enam. Entah nanti kalau ada tempat lain, kami masih belum tahu,’’ ujar Kabid Pertamanan dan Pemakaman Dinas Lingkungan  Hidup (DLH) Kabupaten Madiun Tjuk Kusumo.

Tjuk mengungkapkan  masing-masing proyek RTH bakal digelontor dana sekitar Rp 500 juta. Itu sudah termasuk pembangunan dan sarana pendukung yang  lain. Dia yakin kalau pembangunan bisa segera dimulai. ’’Jika sudah ditetapkan (lokasi) kami segera melakukan perencanaan, berlanjut ke pengawasan dan pelaksanaan,’’ ujarnya.

Sejumlah lokasi yang disodorkan di antaranya berada di Kelurahan Mlilir, Kelurahan Wungu, Kelurahan Munggut, Kelurahan Bangunsari, dan eks kantor Kecamatan Sawahan. ’’hanya di Bangunsari Dolopo itu tidak dibangun, ditambah sarana dan prasarana,’’ ungkapnya.

Pihaknya mempertimbangkan untuk membangun di tanah yang merupakan aset daerah. Ada saran dari pihak terkait agar tidak memilih tempat yang bukan tanah kas daerah. Sebab, berpotensi menimbulkan adanya permasalahan. Dia mengungkapkan kalau bisa saja ada pembangunan di tanah selain aset daerah. Namun, ada proses yang cukup rumit yang harus dijalani. ’’Karena ini cukup mendesak, jadi kami minta rekom dari camat mengenai titik mana yang cocok dibangun menjadi RTH,’’ katanya.

Dia mengungkapkan kalau RTH tersebut bakal sama dengan yang ada di Bangunsari. Sudah ada jogging track, arena bermain anak, ada juga stan untuk angkringan. Hanya kurang toilet yang layak. Selama ini, area RTH itu sudah cukup ramai. Sayangnya, hanya terganjal di sarana dan prasarana. Menurutnya, RTH yang bakal dibangun bakal langsung dilengkapi sarpras pendukung. ’’Sarpras yang ada harus lengkap,’’ tegasnya. (fat/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close