Proyek Perbaikan Tanggul Sungai Grindulu di Kiteran

13
CEK KONDISI: Bupati Pacitan Indartato didampingi Kepala DPUPR Edi Junan Ahmadi dan Pemerintah Desa Kembang meninjau pemasangan boulder Sungai Grindulu Selasa (8/10).

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Anggaran cupet jadi alasan Pemkab Pacitan belum menuntaskan perbaikan tanggul Sungai Grindulu di Dusun Kiteran, Desa Kembang. Sehingga, hanya bisa menggarap penguat tebing atau boulder dan jembatan. ‘’Saya mohon maaf. Pikiran saya sama dengan rakyat, munyenge luwih,’’ kata Bupati Pacitan Indartato saat meninjau lokasi proyek tersebut Selasa (8/10).

Pak In, sapaan Indartato, berharap agar pekerjaan boulder bisa diselesaikan secepatnya sebelum musim penghujan tiba. Tujuannya, agar warga tenang. Tidak waswas Sungai Grindulu meluap akibat tanggul jebol awal tahun ini. ‘’Kami mohon maaf atas nama pemerintah daerah, kemampuan kami terbatas. Seandainya punya uang tentu sudah tuntas,’’ ujarnya.

Menurut dia, masalah tersebut sudah kerap disampaikan ke Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) selaku pihak berwenang. Hasil koordinasi terakhir, saat ini sudah diajukan ke pemerintah pusat. ‘’Kemarin kami dan BBWSBS, Pak Agus, ketemu di sini. Harapan kami segera diselesaikan,’’ ucapnya.

Meski begitu, Pak In sudah menyiapkan langkah lanjutan. Perbaikan total direncanakan bakal dilakukan 2020. Anggaran yang disiapkan sekitar Rp 1,5 miliar di RAPBD 2020. Untuk melanjutkan pekerjaan perbaikan tanggul tahun ini yang sekadar boulder.

Selain di Dusun Kiteran, perbaikan tanggul juga dilakukan di Dusun Mendole, Desa Sirnoboyo. Informasinya, pengerjaan tanggul tersebut merupakan pilot project penerapan hasil penelitian Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Air BBWSBS. Dia berharap pekerjaannya rampung sebelum musim penghujan. Pasalnya, potensi banjir tinggi. ‘’Kami berdoa semoga tidak sampai banjir lagi. Terlebih seperti 2017 lalu,’’ harapnya. (odi/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here