AdvertorialMadiun

Proyek Palang Perlintasan KA Tuntas, Produk Lokal Setara Internasional

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pengguna jalan yang biasa melewati perlintasan kereta api (KA) di Desa/Kecamatan Wonoasri dan Desa Kaligunting, Mejayan, tidak lagi waswas. Dua ruas tersebut kini dilengkapi palang pintu pengaman.

Sarana dan prasarana (sarpras) itu menggantikan sistem pengamanan manual oleh warga setempat. CV Wahyu Jaya, rekanan pelaksana proyek, telah menuntaskan tiga paket pekerjaan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun. ‘’Masing-masing selesai 100 persen per Jumat (20/12),’’ kata Direktur CV Wahyu Jaya Isdianto Setiawan.

STANDAR INTERNASIONAL: Pengoperasian palang pintu KA menunggu siapnya petugas jaga yang kini didiklat Dishub Kabupaten Madiun di API Madiun.

Penyedia jasa asal Kabupaten Blitar itu memenangkan lelang tiga paket pekerjaan senilai Rp 1,4 miliar. Yakni, pengadaan dan pemasangan rambu bersuar KA, palang pintu, dan pembangunan pos jaga perlintasan sebidang di titik yang arus lalu lintasnya selama ini padat. Pekerjaan tersebut sanggup diselesaikan tepat waktu sesuai kontrak berdurasi 40 hari kalender. ‘’Siap dioperasionalkan dengan petugas jaga yang sudah didiklatkan dishub di API (Akademi Perkeretaapian Indonesia, Red) Madiun,’’ ujarnya.

Wawan, sapaan Isdianto Setiawan, berani menjamin mutu dan kualitas peranti bermerek WANTECH yang terpasang itu. Produk tersebut buatan anak dalam negeri yang telah mengantongi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 49 persen. Kendati demikian, kualitasnya boleh diadu dengan produk-produk lainnya.

Sebab, bahan dan komponen yang dipakai standar internasional. Yang perlu digarisbawahi, penggunaan produk dalam negeri sedang digencarkan oleh pemerintah. ‘’Kalau impor harganya mahal dan menjadi problem bagi sejumlah daerah karena keterbatasan anggaran,’’ tuturnya seraya menyebut pekerja yang memasang alat adalah tenaga-tenaga profesional di bidangnya.

CV Wahyu Jaya bergerak dalam jasa pengadaan dan pemasangan alat keselamatan jalan. Selain palang pintu KA, ada rambu lalu lintas, traffic light, warning light, dan pedestrian control traffic light (PCTL). Juga guardrail, penerangan jalan umum (PJU), markah jalan, dan lain sebagainya.

Seluruh produk WANTECH telah memperoleh sertifikasi dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan sejumlah lembaga independen yang sudah terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN). Itu demi menjamin kualitas produk yang dihasilkan. ‘’Khusus palang pintu kereta api, kami sudah mengerjakan di berbagai kota/kabupaten di Pulau Jawa dan Sumatera kerja sama dengan dinas perhubungan, kementerian, dan PT KAI,’’ sebut Wawan.

Wawan mengapresiasi langkah pemkab yang ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat. Memprioritaskan keselamatan pengguna jalan yang melintasi perlintasan sebidang. Mengingat arus lalu lintas kendaraan semakin padat. Juga terkena imbas sudah beroperasinya jalur double track atau rel ganda ruas Wilangan–Nganjuk. ‘’Artinya, frekuensi kereta api yang melintas semakin tinggi,’’ pungkasnya. (cor/c1/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close