Madiun

Proyek Ekonomi Kerakyatan Diprioritaskan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sebagian pekerjaan jalur pedestrian di Jalan Pahlawan telah rampung. Sesuai jadwal yang ditargetkan, Malioboro-nya Kota Madiun itu tuntas sebelum Lebaran.

Meski sudah siap digunakan, warga harus menahan diri di masa pandemi ini. Kawasan itu disiapkan untuk menyambut situasi new normal jika wabah Covid-19 telah berakhir. ‘’Selama pandemi, pengerjaannya tetap jalan hingga akhirnya terselesaikan,’’ kata Wali Kota Maidi.

Pekerjaannya melanjutkan jalur pedestrian yang selesai dibangun lebih dulu di depan balai kota. Proyek lanjutan ini dibangun mulai pertigaan Jalan Perintis Kemerdekaan hingga Perempatan Tugu. Pembangunannya juga dilengkapi tugu 0 kilometer di Perempatan Tugu. ‘’Kelak kawasan ini akan menjadi pusat pengembangan ekonomi,’’ ujarnya.

Jalur pedestrian dibangun membentang 400 meter dengan lebar trotoar 4,5 meter. Dilengkapi kursi dan lampu artistik bernuansa klasik serta pohon tabebuya. Dasar lantainya dari bahan granit. Proyek senilai Rp 8 miliar ini dikerjakan PT Satwiga Mustika Naga. Selain pedestrian Pahlawan, beberapa pekerjaan lain juga diprioritaskan penuntasannya. Seperti sentra kuliner di Jalan Rimba Dharma maupun pasar seni dan destinasi wisata di Sumber Umis. ‘’Proyek yang mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan didahulukan,’’ tegasnya.

Adapun beberapa proyek yang ditangguhkan selama pandemi meliputi pembangunan saluran. Juga, giat yang berpotensi melibatkan massa besar. Seperti rapat kedinasan dan event. Sedianya tahun ini pemkot bakal mendatangkan 12 artis ibu kota dan 6 mubalig ternama. Anggarannya dimasukkan dalam belanja tidak terduga (BTT). Total BTT senilai Rp 160 miliar dikonsentrasikan untuk penanganan Covid-19. (kid/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close